Indonesia
Gamereactor
preview
Valheim

Valheim - Preview Early Access

Jelajahi sebuah daratan penuh mitos Viking bersama teman-temanmu di game survival baru, Valheim.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Di Valheim, kamu bermain sebagai seorang Viking yang telah terbantai di pertarungan, yang jiwanya terkirim ke dunia Norse kesepuluh. Tugasmu adalah bertahan hidup di dunia besar yang dibuat secara prosedural ini sembari melawan bos-bos primordial dari mitos dan legenda. Dunianya memiliki variasi lingkungan yang bagus, termasuk Meadows penuh rumput tempat kamu pertama bermain, Black Forest yang mistis, Mountains yang bersalju, Ocean yang dijelaskan oleh namanya, dan lainnya. Lingkungan-lingkungan ini disajikan dengan tekstur beresolusi cukup rendah, dengan maksud meniru game dari era PS1, tetapi juga menggunakan efek cahaya dan partikel modern, sehingga menciptakan gaya visual yang unik. Soundtrack akan berubah sesuai area kamu berada, dan paling banyak mengingatkan saya akan The Elder Scrolls IV: Oblivion.

Valheim tidak begitu memanjakanmu. Pemandumu di dalam game adalah seekor gagak bernama Mugin, yang muncul sesekali untuk menjelaskan bagaimana cara menggunakan workbench atau memberi petunjuk tujuan berikutnya. Terdapat pula tablet-tablet batu yang tersebar di seluruh dunia, yang menawarkan saran-saran penuh teka-teki. Dengan begitu, di awal bermain Valheim, kamu mungkin bingung akan tujuanmu. Kamu disuruh untuk mencari altar dari Eikthyr untuk melawannya dan melanjutkan permainan, tetapi kebanyakan waktu kamu sendiri, kecuali kamu membawa beberapa teman.

Perlu diketahui bahwa Valheim dimaksudkan untuk dimainkan secara multiplayer, dengan 2-10 pemain, mirip dengan banyak game survival, meskipun bisa saja kamu bermain sendiri. Saya memainkannya bersama seorang teman, yang jelas meningkatkan keseruannya. Melawan bos menjadi jauh lebih mudah, begitu juga berburu dan mengumpulkan sumber daya. Dan tentu saja, menyenangkan untuk bermain bersama teman dan memiliki teman berbicara.

ValheimValheim

Mekanika klasik yang ada di game survival lain juga tersedia di sini, dipoles lebih jauh menghindari kesalahan yang ada di game-game lalu. Crafting cukup jelas dan menggunakan sebuah menu. Berbagai workbench harus dibuat supaya kamu bisa membuat senjata dan armor baru. Makan secara teknis tidaklah perlu, karena kamu tidak akan mati jika tidak makan, tetapi kamu akan mendapatkan buff stamina dan nyawa. Pada dasarnya, kamu akan kesulitan jika kamu tidak melakukannya. Selain itu, di malam hari keadaan akan dingin dan gelap, musuh pun muncul lebih banyak. Jadi disarankan untuk mencari tempat berlindung dan tidur, karena udara dingin akan menyebabkan debuff terhadap stamina, sehingga penjelajahan menjadi lebih berbahaya.

Salah satu mekanika yang unik di Valheim adalah sistem skill, yang mirip dengan Runescape dan (anehnya) Final Fantasy II. Skill akan meningkat seiring kamu menggunakannya. Memotong pohon akan meningkatkan kemampuan woodcutting, melompat meningkatkan jumping, menembak dengan panah meningkatkan archery, dan seterusnya. Perkembangan karakter akan lebih cepat di awal, seperti yang bisa diharapkan, dan menciptakan rasa progresi yang nyata.

Di awal, pertarungan terasa sederhana, yang masuk akal karena masih lemahnya musuh di fase itu. Kamu bisa memblok, menangkis, dan menghindari serangan dari musuh. Semua itu membutuhkan stamina, begitu juga ketika kamu menyerang. Memblok sendiri cukup kuat dan tidak memerlukan keahlian tinggi, di sisi lain, menangkis mengharuskan kamu memblok di waktu yang tepat untuk mengagetkan musuh. Mengagetkan musuh akan sangat berguna ketika kamu bermain bersama karena teman-temanmu bisa menghajar musuh yang sedang terkejut dan mengalahkannya dengan lebih mudah.

ValheimValheim

Membangun di Valheim sedikit canggung, sebuah hal yang lazim di game survival seperti ini. Kamu harus membuat sebuah palu untuk bisa membangun. Lalu kamu bisa memilih dinding atau objek yang ingin kamu bangun, memutar-mutarnya dengan roda mouse. Membangun atap cukup sulit. Butuh beberapa waktu bagi saya untuk menyadari kamu tidak bisa menggunakan lantai kayu untuk membuat atap datar, dan harus menggunakan jerami. Memikirkan sistem ventilasi yang baik, yang akan mencegah karaktermu sesak napas dari asap yang mengumpul, sembari menjaga agar hujan di barang-barang penting adalah sebuah tantangan. Hal ini diperburuk dengan rasa klaustrofobik kameranya ketika di dalam. Klaustrofobia juga terasa ketika menjelajahi Burial Grounds di bawah tanah, yang meski cocok dengan kondisinya, tetap saja membuat saya frustrasi.

Bagian awal game juga sangat membosankan, meskipun kritik ini juga berlaku untuk banyak game serupa. Kamu menghabiskan banyak waktu di awal game mengumpulkan kayu, kecuali kamu melewati bagian membangun perlindungan dan langsung melawan bos pertama. Bos kedua memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dan memerlukan persiapan lebih, yang bisa dianggap sebagai sebuah kekurangan dalam hal pengaturan tempo game ini, meskipun musuh yang lebih kuat di Black Forest cukup mengindikasikan bahwa kamu perlu meningkatkan peralatan.

Rasa kagum yang tercipta ketika menjelajahi Valheim adalah unik ketika dibandingkan dengan game serupa di genre survival, dan benar-benar membangkitkan suasana dunia fantasi. Seiring berjalannya waktu, game yang sudah penuh akan konten ini akan terus mendapatkan update yang akan memberikan lebih banyak konten dan perbaikan, membuatnya sebuah Early Access yang patut dicoba, seperti yang dirasa oleh jutaan pemain Valheim lainnya.

Valheim
ValheimValheim

Teks terkait



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.