Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Psychonauts 2

Psychonauts 2 - Impresi Hands-Off

Tim Schafer membawa kami ke sebuah tur dalam sekuel yang telah lama dinanti dari studio ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Psychonauts pertama kali tampil di depan layar pada tahun 2015, dan walaupun bukanlah sebuah hal yang lazim bagi sebuah game untuk mendapatkan sebuah sekuel langsung setelah 15 tahun, tetapi memang itulah yang didapatkan seri ini ketika bagian keduanya dirilis tahun depan. Setelah melihat trailer baru di konferensi Xbox setelah Double Fine diumumkan bergabung dengan Xbox Game Studio, kami duduk dan menyaksikan sebuah demo hands-off bersama pendirinya, Tim Schafer, seorang veteran industri yang sangat bersemangat memperlihatkan apa yang akan hadir kepada kami.

Demo tersebut membawa kita ke pembukaan game tersebut, dan cerita singkatnya adalah kamu mencoba memahami jalan pikiran dari antagonis dalam game pertama, Dr. Caligosto Loboto (dan orang jahat dari spin off Rhombus of Ruin juga), untuk menemukan informasi kunci. Schafer menjelaskan bahwa Psychonauts berpikir bahwa Loboto tidak mungkin bisa bertindak sendirian dalam menculik Truman Zanotto, jadi mereka menyelami pikirannya untuk menemukan petunjuk mengenai siapa yang mungkin menjadi bosnya.

Jelas dari tampilan luarnya bahwa game ini akan menampilkan gaya dan humor yang sama seperti dalam game yang pertama, di mana kelompok itu (termasuk sang protagonis, Raz) mencoba memberikan penghargaan Employee of the Year, di mana satu-satunya syarat adalah dia harus mendapatkan tanda tangan dari bosnya untuk bisa mendapatkan liburan ke daerah tropis. Tetapi Loboto segera menyadari apa yang sedang terjadi segera setelah kamu mengikutinya, dan di situlah ruang kantor yang ada sebelumnya berubah menjadi area bermain yang aneh dan indah.

Jadi, karena Loboto adalah seorang dokter gigi, gigi adalah tema utama di area pembuka ini. Mulai dari dinding yang membuatmu membuka gigi ke platform yang terbuat dari kawat gigi (gigi dan peralatan kedokteran gigi muncul di semua tempat di saat keadaan mental Dr. Loboto berubah). Lebih lagi, ini memberikan kesempatan platforming dan penyelesaian puzzle unik tersendiri. Semuanya terlihat janggal, akan tetapi tetap mengesankan, dan sama aneh dan indahnya dengan apa yang kami ingin lihat dari sebuah sekuel Psychonauts.

Psychonauts 2

Dalam perkembangannya, kami melihat kemampuan berbeda yang digunakan, seperti telekinesis, pyrokinesis, levitation, dan berguling dengan menggunakan pikiran, dan Schafer menjelaskan kepada kami bahwa kemampuan-kemampuan yang lama telah diperbaharui dan dipoles, sementara kemampuan yang baru juga akan hadir untuk dilihat para fans. Raz harus menggunakan kemampuan-kemampuan ini dalam berbagai puzzle dan juga dalam pertempuran melawan musuh-musuh berbeda dalam game ini, seperti rangkaian gigi yang terbang. Musuh-musuh lainnya termasuk perwujudan dari pergolakan dalam diri Loboto, seperti Censors yang mencoba menendang benda asing dari pikiran dan Regret yang memperlambatmu dengan dengan benda berlendir yang berat. Semuanya bersifat metafora tetapi dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan menarik ketika kamu melawan musuh-musuh ini.

Ketika demo tersebut berakhir dan kami mendapatkan petunjuk mengenai untuk siapa Loboto bekerja, Schafer menjelaskan beberapa ide yang mengelilingi Psychonauts 2, yang salah satunya adalah empati. Schafer mengatakan bahwa game ini tentang melihat apa yang ada di dalam pikiran seseorang dan bagaimana itu bisa berbeda dengan perilaku eksternal seseorang, dan bagaimana cara menolong orang melalui psikologi. Jelas ini tidak akan seberat topik kesehatan mental lainnya yang pernah kami lihat di media baru-baru ini karena ada banyak unsur komedi di dalamnya.

Dengan janji yang diberikan oleh Schafer untuk lebih memoles dan mengembangkan dalam hal eksekusi dibandingkan dengan game yang pertama, kami tertarik untuk melihat ke mana Psychonauts akan menuju dari sini. Game yang pertama telah mengukuhkan dirinya sebagai sebuah cult classic selama 14 tahun, dan dengan inspirasi dari game pertama, kami berharap Double Fine bisa mempersembahkan sebuah sekuel yang layak ditunggu.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content