Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Life is Strange 2

Life is Strange 2 - Impresi Awal

Dontnod akan menyajikan kita semua petualangan tentang persaudaraan September ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Episode pertama dari Life is Strange 2 dimulai dengan sang kakak, Sean, menuju pulang dari sekolah. Lagu "Lizstomania" dari Phoenix dimainkan, dari sebuah grup band Perancis yang berusaha menundukkan Amerika melalui perspektif baru, mirip dengan apa yang Dontnod lakukan dengan Life is Strange dan Life is Strange 2.

Awalnya cukup lambat. Kami mengetahui sedikit tentang Jen, seseorang yang disukai oleh Sean, dari percakapannya dengan Layla. Tipikal drama remaja. Tapi dari apa yang kami dapatkan dari percakapan tersebut adalah Sean bukanlah seseorang yang supel, bukanlah seorang pengambil risiko, setidaknya untuk masalah hati. Di rumahnya, Sean mengetuk kamar adiknya, Daniel. Kami pun disajikan sebuah adegan hangat di mana Daniel sedang berimajinasi layaknya seorang bocah. Sean agak terlalu tua untuk ulah adiknya itu, dan kecanggungan antara seorang kakak yang berjalan mendekati usia dewasa dan adik yang masih kanak-kanak terasa sangat familier.

Ada sebuah adegan bersama Sean dan ayahnya, Esteban, di garasi yang menggambarkan hubungan mereka berdua. Adegan ini menampilkan sentuhan yang istimewa dari Dontnod dalam hal menggambarkan hubungan antarmanusia di dalam game. Mudah merasakan bagaimana keduanya berhubungan, hal tersebut terasa natural dan wajar.

Life is Strange 2
Layla dan Sean merupakan sahabat di awal game.

Akhirnya, Sean ditugaskan untuk mengumpulkan apa yang ia perlukan untuk sebuah pesta, tapi sebelum menuju ke sana, ia terjebak dalam sebuah momen yang mendefinisikan Life is Strange. Seorang tetangga mengganggu adiknya dan Sean menjatuhkannya, membuatnya mendarat ke batu dan pingsan. Seorang polisi datang dan merespons kejadian tersebut, mengeluarkan pistolnya. Esteban melibatkan dirinya ke dalam situasi tersebut, dan polisi itu menembakkan pistolnya, mengenai dada sang ayah. Lalu sesuatu terjadi, sebuah lonjakan energi membuat polisi itu terpental bersama berbagai barang di sekitarnya. Sean pun sadar, lalu melihat ayahnya tewas, polisi tersebut tewas, tetangganya mungkin tewas, dan Daniel tak sadarkan diri. Jelas, keadaan seperti akan membawanya ke penjara dan Daniel masuk ke panti asuhan. Ia pun memutuskan untuk pergi ke selatan, dari perbatasan Seattle menuju Mexico, negara asal dari ayahnya. Ia membawa Daniel dan berangkat.

Kejadian ini membawa game ini ke dalam struktur yang sangat berbeda dengan pendahulunya. Di sini kamu tidak terikat akan satu lokasi seperti Arcadia Bay dan kamu akan bertemu orang-orang yang berbeda sepanjang perjalanan, meski para developer mengatakan bahwa beberapa di antara mereka akan muncul lebih dari sekali. Kedua bersaudara ini berada dalam perjalanan, mereka sedang kabur, tapi mereka juga menjelajahi dunia mereka dan melihat berbagai tempat baru untuk pertama kali.

Life is Strange 2Life is Strange 2

Jelas bahwa Dontnod telah menaikkan level dalam hal nilai produksi. Life is Strange yang pertama merupakan sebuah kesuksesan yang mengejutkan. Tentu saja ada sedikit hype, tapi tidak sejauh hingga terjual sebanyak tiga juta kopi. Kali ini, berkat Unreal Engine 4 dan animasi wajah dan lingkungan yang ditingkatkan, Life is Strange 2 terlihat seperti proyek generasi terkini. Meski grafis bukanlah hal utama yang ditawarkan oleh Life is Strange 2, tentu saja hal ini tetap membantu.

Melaju ke bagian tengah dari episode pertama (dari lima), kakak beradik ini sedang berjalan di jalanan. Mereka menuju selatan melalui pantai Pasifik. Ketika kamu mengontrol Sean, Daniel menjadi semacam perpanjangan tanganmu dan aksimu akan memengaruhi kelakuannya. Ini merupakan salah satu tema utama game ini, dan menjadi sesuatu yang membedakan Life is Strange 2 dari game bertema narasi lainnya. Daniel akan menjadi cerminan dari pilihan dan aksimu. Di akhir episode mungkin kamu akan memiliki seorang adik yang bersikap sedikit berbeda dari apa yang dimiliki oleh pemain lain.

Life is Strange 2Life is Strange 2

Mereka berjalan melewati sebuah mobil dan Daniel melihat ada sebatang permen di dasbor, permen favoritnya. Sean kini menghadapi sebuah pilihan, apakah ia mengambil permen tersebut melalui jendela mobil yang sedikit terbuka untuk adiknya yang lapar, berpotensi untuk mengajarinya bahwa mencuri itu tak apa asalkan tidak ketahuan, atau kamu menyuruhnya menunggu hingga bisa membelinya sendiri? Keduanya sering bertemu banyak titik-titik yang dapat diajak berinteraksi. Sulit untuk memprediksi bagaimana pilihan dan aksi ini akan memengaruhi sifat Daniel, tapi ia juga tak diam saja. Ia juga berlari ke sana kemari, menjelajah, dan melakukan aksi yang tak terduga dari seorang anak 9 tahun.

Mungkin kamu sudah bermain The Awesome Adventures of Captain Spirit, game gratis yang menjembatani Life is Strange dan Life is Strange 2. Dontnod masih tutup mulut perihal kehadiran Chris di Life is Strange 2. Tapi menurut kami Sean dan Daniel akan bertemu dengannya di perjalanan nanti, begitu juga dengan koneksi dengan game pertama. Sudah tiga tahun berlalu sejak kejadian di Life is Strange.

Satu aspek menarik dari hubungan mereka adalah Sean terus menyembunyikan kenyataan dari Daniel. Adiknya tidak tahu akan apa yang terjadi kepada ayahnya, ia tidak tahu apa yang terjadi di halaman rumah mereka. Akhirnya, Sean harus membuat keputusan sulit tentang apa yang akan ia katakan ke adiknya kelak. Mungkin saja hal ini akan menjadi cliffhanger di akhir episode satu atau menjadi sesuatu yang berlarut-larut hingga akhir petualangan mereka. Chapter 1 akan hadir pada 27 September nanti, kita memiliki kurang dari sebulan untuk menjawab rasa penasaran itu. Kami tak sabar untuk menunggunya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content