Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
preview
Hardspace: Shipbreaker

Hardspace: Shipbreaker - Impresi Early Access

Sebuah simulasi bongkar rongsokan di angkasa luar dibalut dengan sedikit humor. Ini kesan awal kami.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Ada sesuatu yang secara aneh menenangkan ketika membongkar sekumpulan logam sembari melayang bebas di angkasa luar. Ia merangsang bagian yang sama di otak saya ketika memainkan game simulasi yang juga memiliki alur berurutan. Meski saya tidak mendalami simulator bus dan kereta api, begitu juga dengan memancing, saya menyukai simulasi-simulasi itu ketika kamu dibawa keluar dari dunia nyata dan diberikan sesuatu yang baru untuk dilakukan. Itulah yang kami rasakan di Hardspace: Shipbreaker, sebuah game baru dari Blackbird Interactive yang menugaskan pemain untuk hidup dari rongsokan pesawat luar angkasa.

Hal yang membuat kami tertarik bukanlah aspek simulasinya, tetapi gayanya yang terang-terangan. Bahkan sebelum kamu mengambil satu peralatan pun, kamu harus melalui sejumlah menu yang memperkenalkan kamu sifat game ini yang tidak serius. Kami melihat banyak hiburan interaktif yang menggunakan pendekatan absurd seperti ini, seperti The Outer Worlds yang memiliki pendekatan sarkastik yang sama ketika mendiskusikan kemungkinan masa depan yang dibangun atas dasar kapitalisme. Nah, akhirnya yang perlu kamu lakukan adalah menandatangani semua kesepakatan dan memberikan DNA-mu kepada LYNX, perusahaan yang mempekerjakanmu.

Dengan begitu, dimulailah pekerjaanmu di bawah mereka. Bagian campaign dari Hardspace: Shipbreaker adalah tentang membayar sebuah hutang yang sangat besar. Untuk itu, kamu harus menggunakan peralatan-peralatan yang diberikan kepadamu untuk membongkar rongsokan angkasa dan mendaur ulang mereka seefisien mungkin. Barang-barang termahal dilempar ke sebuah jaring yang terbentang di bawah stasiun kerjamu, sementara sumber daya lain dapat dilebur di perapian atau dibongkar lebih jauh lagi di processor, yang merupakan bagian dari fasilitas yang mengelilingimu ketika kamu bekerja. Menggunakan lasso futuristis sembari tertambat ke reruntuhan, kamu bisa mengambil barang-barang yang telah kamu lepaskan dan memindahkan mereka ke lokasi yang tepat, dibayar untuk setiap barang yang masuk ke tempat yang benar. Namun, berkat tiadanya gravitasi, semua itu tidak semudah yang dibayangkan.

Hardspace: Shipbreaker

Hal pertama yang terasa pas adalah kontrolnya, yang mungkin masih intuitif tetapi tetap sulit untuk dikuasai. Hardspace: Shipbreaker memberikanmu enam derajat kebebasan ketika bergerak. Hal ini bisa sulit untuk dikuasai, terutama karena momentum juga menjadi faktor. Kamu bisa bergerak secara vertikal, atau kamu bisa berputar, bergeser, dan maju mundur (dan mengerem). Perlu sedikit waktu untuk membiasakan diri, bahkan setelah beberapa jam saya masih tetap membentur barang-barang. Di sisi lain, ini terasa alami dan logis, dan tidak perlu waktu lama hingga kami terbiasa untuk bergerak di angkasa, meski masih tidak mudah untuk melakukannya dan melacak semua hal yang ada di sana.

Atmosfer perbatasan terasa kuat di sini, apakah itu dari aksen Selatan Amerika dari operator yang berbicara di telingamu atau dari soundtrack country, jelas bahwa developernya ingin mengangkat aura petualangan yang mendefinisikan periode dari sejarah Amerika itu. Kamu jauh dari rumah dan berada di sebuah tempat aneh, tetapi ini masih terasa membumi dan mungkin. Bahkan, sulit untuk tidak terkesan dengan skalanya ketika kamu pertama kali melihat-lihat sekitar dan melampaui ruang bekerjamu untuk melihat stasiun-stasiun orbital melayang di angkasa sejauh mata memandang. Ini memberikan gaya visual yang cocok dengan atmosfer keseluruhannya.

Meski saya tidak dapat melihat semuanya karena terkena kendala teknis (crash beberapa kali pada misi-misi pertama), saya diberitahu bahwa ada 15 jam konten yang tersedia di build Early Access. Terdapat sebuah mode freeplay di mana kamu bisa memilih salah satu dari sejumlah varian pesawat. Namun, acara utamanya sendiri adalah mode campaign di mana kamu akan menemukan banyak pekerjaan yang bisa diterima, masing-masing memberimu objektif-objektif baru seiring bertumbuhnya bunga pinjaman yang terus mencekik.

Saya jelas tertarik dengan premisnya, presentasinya, dan juga humornya. Ada lebih banyak yang bisa dilihat dan saya menantikan versi penuhnya. Jadi untuk sekarang, kami sementara ini bisa merekomendasikannya meskipun terdapat sedikit masalah teknis. Versi ini belum selesai tetapi pengalamannya akan menarik bagi mereka yang ingin menyelami gameplay yang metodis dan simulasi yang riang. Jika kamu tidak keberatan dengan teknis-teknis khas early access seperti crash yang sempat kami sebutkan, game ini pantas untuk dipertimbangkan. Tetapi jika kamu menyukai game yang sudah terpoles rapi, maka mungkin lebih baik memasukkan Hardspace: Shipbreaker ke wishlist kamu saja dulu. Ia memiliki potensi untuk menjadi sangat hebat.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content