Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
preview
Assassin's Creed Odyssey

Assasin's Creed Odyssey - Pengalaman Kami Selama Tujuh Jam

Awal mula sebuah perjalanan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Awal mula Assassin's Creed Odyssey membawa Raja Leonidas dari sudut pandang yang familiar. Semua kembali lagi ke film 300 sebagaimana Spartan bertahan dari serangan Persia hanya untuk dikhianati. Ini adalah pengantar yang akan dikenali oleh para pemain (kemungkinan besar dari film Zach Snyder). Pemain pun akan diperkenalkan dengan dua fitur baru secara bersamaan, kemampuan karakter (Leonidas adalah karakter yang memang berlevel tinggi) dan conquest battle berskala besar.

"Yang saya suka dari sudut pandang Spartan adalah karena hal tersebut dapat dengan mudah diakses oleh audiens kami, oleh mereka yang menyukai video games," ujar produser senior, Marc-Alexis Côté. "Ketika kamu mengatakan Sparta, pikiran semua orang tertuju ke film 300 dan hal tersebut membangun sebuah gambaran tentang seperti apa game ini terbentuk. Itu alasannya kenapa kami memulai dengan pertempuran dari 300, karena hal itu adalah sesuatu yang akan membawamu ke dalam pengalaman yang telah kami ciptakan."

Kami kemudian disuguhi sekuens masa kini yang dibintangi oleh Layla Hassan. Kami tidak akan membeberkan skenario sepenuhnya. Intinya ia telah menemukan sebuah peninggalan, tombak yang rusak milik Raja Leonidas, yang pada tombaknya terdapat dua untai DNA. Di sinilah pemain akan memilih karakter antara Alexios atau Kassandra, keduanya adalah leluhur Leonidas. Waktunya memilih apakah kamu akan bermain sebagai saudara laki-laki atau perempuan. Ceritanya tidak berbeda, siapapun yang kamu pilih, kamu tetap akan menjadi saudara kandung yang lebih tua yang karena suatu alasan (yang tidak akan kami bocorkan) mendapati dirinya diasingkan sejak kecil. Kami tidak diizinkan untuk menjelaskan secara detail bagaimana hal ini terjadi. Faktanya kami juga hanya menyaksikan kilas balik yang singkat. Kebenaran di balik semua ini adalah sesuatu yang harus kamu saksikan dan mainkan sendiri di game untuk dapat mengungkapnya.

Assassin's Creed Odyssey
Pemandangan panorama Sparta.

Misteri keluarga adalah salah satu dari tiga pilar cerita utama, yang juga dianggap paling utama oleh Ubisoft Quebec, sebanding dengan cerita utama dari Origins tentang Bayek dan keluarganya. Kemudian ada cerita sebuah Sekte, yang berhubungan dengan cerita keluarga di mana orang-orang ini bertanggung jawab atas nasib yang menimpa keluargamu. Terakhir adalah tentang Peradaban Pertama, direpresentasikan dengan tema-tema mitologi dan berhubungan dengan cerita masa kini dari Layla Hassan.

Jika percobaan pertama kami dari Odyssey memungkinkan kami untuk menyaksikan konten seputar Sekte, memburu mereka yang menganiaya keluargamu (demo E3 di Mykonos, dianggap konten regional), maka Gamescom menawarkan kami cerita seputar peradaban pertama, melalui questline Medusa (konten akhir game di Lesbos). Penting untuk diingat bahwa Odyssey tidak menjajaki dunia fantasi dengan makhluk-makhluk mitologisnya, melainkan mengangkat penjelasan terkait artefak peradaban pertama. Akhirnya, tampilan di awal game ini memberikan wawasan seputar cerita utama dari Odyssey, kenapa kamu menjadi Spartan yang terkucil dan apa motivasimu seiring dengan pencarian kebenaran di balik semua yang terjadi. Kita harus memainkan dua babak pertama, kurang lebih tujuh jam permainan di PS4 Pro.

Game ini dimulai di pulau Kephallonia (Cephalonia), sebelah barat dari daratan Yunani, di mana Alexios atau Kassandra terdampar di pantai sebagai anak yatim piatu. Dipercepat ke 431 SM, kamu adalah seorang pria atau wanita muda, seorang tentara bayaran (misthios) yang cukup cakap di bidangnya. Kamu pertama kali harus berurusan dengan beberapa penjahat yang dikirim oleh "Cyclops", tokoh penting yang tampaknya tidak terlalu suka pada karakter kita. Sekuens ini secara langsung memperkenalkanmu kepada jenis gameplay pilihan dan konsekuensi yang akan kamu temukan di Odyssey. Kamu dapat memilih untuk memberikan hukuman dan membiarkan mereka pergi dengan peringatan atau membunuh mereka. Kami memilih yang pertama. Tak lama setelah itu mereka bergabung dengan beberapa penjahat lain yang menyerang kami. Itu adalah reaksi jangka pendek, tapi ada juga konsekuensi jangka panjang atas pilihan-pilihanmu. Kami juga bertemu dengan seorang gadis bernama Phoibe di awal game. Ia memerankan peran penting di awal dan hubunganmu dengannya juga menjadi salah satu yang akan dipengaruhi oleh pilihanmu di peristiwa tertentu.

Assassin's Creed Odyssey
Pilihan sulit di awal game di mana kamu harus menentukan nasib sebuah keluarga yang juga mungkin mengidap penyakit mematikan.

Ternyata seorang pria bernama Markos menyelamatkanmu dan membesarkanmu ketika kamu terdampar di Kephallonia. Ketika kamu sekarang menjadi seorang misthios, ia adalah seorang penipu kecil yang aksi terakhirnya adalah menjadi petani kebun anggur. Kamu akan secepatnya menemukan bahwa Markos meminjam uang dari Cyclops untuk membeli kebun anggur, padahal dia tidak tahu cara membuat wine. Pada akhirnya ia tidak dapat mengembalikan uang yang ia pinjam. Pengaturan yang cukup mudah untuk beberapa quest awal. Pada akhirnya, berurusan dengan Cyclops akan membuka alur cerita yang melibatkan keluargamu.

Phoibe, gadis yang kamu temui di awal game, akan terlibat dalam side quest yang menjadi contoh lainnya tentang bagaimana pilihan-pilihanmu mengubah dunia Odyssey. Phoibe, yang mengagumimu dan hampir menganggapmu sebagai dewa, meminta pertolongan darimu untuk membantu temannya yang tinggal di desa dekat sini, tampaknya ia terjangkit penyakit. Sesampainya kamu di daerah tersebut, kamu melihat kebakaran rumah dan seorang pendeta bersama pasukan menyandera sebuah keluarga. Kamu bisa memilih untuk membiarkan mereka membunuh keluarga itu, yang memungkinkan penyakit mematikan ini menyebar, atau membuat pendeta itu mengurus urusannya sendiri. Hubunganmu dengan Phoibe akan dipengaruhi dalam jangka dekat dan panjang, tapi perlu diingat jika kamu kembali ke Kephallonia nanti, sesuatu yang dramatis mungkin mungkin akan terjadi. Menarik sekali mengetahui bahwa tidak ada ramuan ajaib yang dapat kamu buat dengan mencari bahan-bahannya, melainkan kamu dihadapkan pada keputusan yang berkonsekuensi besar di sepanjang perjalanan.

Kamu menemukan sekelompok orang asing, yang mungkin bersekutu dengan Cyclops (ia bukan makhluk mitologis, hanya seorang pria besar yang kehilangan satu matanya), dan kamu akan menghabisi mereka di sebuah rumah kosong yang mereka bangun sendiri. Ternyata ini adalah sebuah tes dari seseorang bernama Elpenor, tapi tesnya tidak hanya sampai di sini. Ia memintamu untuk mengumpulkan kafan milik Penelope (atau sedikit bagiannya) di pulau Ithaka, di reruntuhan istana tua Odysseus (sebuah contoh bagaimana sejarah dan mitologi terjalin di Odyssey). Di sini kita mengambil kafannya, membuktikan kapasitas kita kepada Elpenor. Kita juga bertemu dengan wanita bernama Odessa, mengakui dirinya sebagai keturunan Odysseus, yang akan memiliki questline dan cerita sampingannya sendiri saat kita tiba di daratan.

Alasan mengapa Elpenor menguji kita adalah karena ia ingin kita pergi ke Megaris di daratan utama, di mana perang sedang berlangsung antara Sparta dan Athena, dan kita diperintahkan untuk membunuh seorang jenderal ternama, The Wolf of Sparta. Kita pun segera menyadari alasan personal untuk menghadapi Serigala ini, yang ternyata berhubungan dengan keluargamu.

Kita membutuhkan perahu dan akan dengan beruntung mendapatkannya karena Cyclops muncul di pulau dengan sebuah perahu. Setelah terjadi pertempuran kecil melawan bos dan kapten bernama Barnabas, kita akan mendapatkan perahu dan berlayar ke Megaris.

Sementara percabangan cerita dan pilihan menjadi tambahan baru terbesar di formula Assassin's Creed, perubahan terbesar dari perspektif menit ke menit jika dibandingkan dengan Origins adalah bagaimana kemampuan karakter bekerja. Ini adalah keutamaan sebuah action-RPG. Jika kamu pernah bermain Diablo, kamu akan mendapatkan gambaran seputar caranya; kamu harus mengumpulkan adrenalin agar dapat menggunakan kemampuan. Pertempuran akan menjadi lebih agresif di Odyssey karena tidak adanya tameng. Pertempurannya difokuskan untuk menyerang, sekaligus mengelak, menangkis, dan menghindar. Pada dasarnya, pertempuran tersebut telah dirancang untuk mendorong pengambilan risiko ke tingkat yang lebih tinggi.

Assassin's Creed Odyssey
Barnabas di sebelah kiri Alexios dan Markos di sebelah kanan menghadap ke arah kita.

Kemampuan-kemampuan ini dikelompokkan ke dalam tiga bagian; hunter, warrior, dan assassin. Kurang lebih sama seperti jenis penyerangan ranged combat, melee weapons, dan stealth. Seperti yang kamu harapkan, ada pencapaian yang sepadan jika kamu memfokuskan poin pada satu area skill saja. Sama seperti Origins, kamu dapat menggunakan poin pada skill manapun. Tentu dengan beragam batasan berdasarkan level karaktermu dan progres cerita untuk kemampuan tertentu atau level kemampuannya. Kami memilih untuk menggunakan poin-poin awal untuk kemampuan Warrior. Kamu akan mendapatkan kemampuan Bull Rush (menyerang dalam garis lurus dan menghasilkan damage yang besar pada musuh) dan yang sering diperbincangkan, Spartan Kick ("This is Sparta!"). Spartan Kick mungkin terdengar agak lucu, tapi dapat menjadi alat taktis yang baik karena adrenalin yang digunakan tidak terlalu banyak. Dengan kemampuan ini, musuhmu akan terlempar ke tanah yang kemudian dapat kamu susul dengan pukulan-pukulan ringan. Di tingkat kedua, kamu dapat membuka Second Wind untuk menambah nyawa (sebanyak 25% di level pertama). Banyak juga kemampuan pasif lain seperti untuk meningkatkan ketangguhan armor dan damage senjata secara signifikan. Untuk sebagian besar pemain, hal ini akan menjadi tempat yang baik untuk mulai meningkatkan kemampuan survival di Odyssey.

Skill dari Hunter memiliki beberapa kemampuan kunci juga. Satu yang kita dapatkan di awal adalah Sixth Sense yang melambatkan waktu untukmu mengarahkan panah. Sangat berguna untuk menembakkan beberapa headshot sebelum musuh menyerang jarak dekat. Devastating Shot merupakan kemampuan spesial yang memungkinkanmu untuk menghasilkan damage yang luar biasa dalam kondisi stealth.

Di bagian skill Assassin, kami mencoba Shadow Assassin yang memungkinkanmu untuk menghasilkan damage yang lebih banyak dalam stealth, sementara Rush Assassin merupakan kemampuan untuk berlari cepat dari kondisi stealth dan menghempaskan serangan pada musuh dengan damage yang besar menggunakan tombak Leonidas.

Assassin's Creed Odyssey
Assassin's Creed Odyssey dapat dimainkan dalam mode panduan dan mode jelajah. Gaya permainan mode panduan lebih seperti Assassin's Creed tradisional dan mengarahkanmu pada beberapa lokasi, sedangkan mode jelajah lebih seperti Origins di mana kamu membutuhkan informasi dari orang-orang dan menggunakan burung elangmu, Ikaros, dalam pencarian objektif.

"Kemampuan yang kamu miliki akan berpengaruh besar pada pertempuranmu," ujar Marc-Alexis Côté. "Omong-omong tentang pertempuran, ada satu hal yang kami hilangkan, yaitu tameng. Karena kami menyadari bahwa orang-orang seringkali terlalu fokus untuk bertahan. Ketika kamu memberikan tameng, mereka cenderung berlindung terus di balik tamengnya. Kami berpikir bahwa sebuah game akan lebih menyenangkan jika kamu berani menyerang."

Secara keseluruhan, kemampuan-kemampuan ini menyajikan pengalaman pertempuran yang sangat berbeda dari Origins, sekalipun hal-hal mendasarnya serupa. Pertempurannya terasa lebih ekspresif dan intuitif untuk menemukan cara mengalahkan musuh-musuh yang lebih kuat dengan skillset tertentu.

Kapten Barnabas sangat senang bahwa kita menjadi pemimpin kapalnya setelah kita menyelamatkan dia dari panci rebusan Cyclops. Ia memperkenalkan kita pada beberapa mekanik kapal saat berlayar ke Megaris. Kita dapat merekrut awak-awak kapal yang baru dan menugaskan kru utama untuk memberi kita bonus dalam hal panah dan tombak. Kamu juga dapat melakukan upgrade kapal, seperti kerangka kapal. Karena kapal ini akan menjadi markas operasimu, tidak diragukan lagi ini adalah tempat yang ingin kamu jaga. Sekalipun kapal ini tidak terlalu banyak digunakan di dua babak pertama.

Elemen yang menarik dari kapal ini adalah lagu-lagu yang dinyanyikan oleh awak kapalmu. Wajarnya tidak terlalu banyak catatan mengenai lagu apa yang dinyanyikan oleh para pelaut di tahun 431 SM, tapi kerja keras dan riset telah menghasilkan nyanyian-nyanyian kelasi yang mengingatkan kita pada nyanyian bajak laut dari Black Flag.

"Apa yang kami lakukan adalah bekerja dengan para ahli, sejarawan, melakukan banyak riset, dan akhirnya kami menciptakan lagu," ujar direktur audio, Lydia Andrew. "Contohnya kami memikirkan kira-kira lagu apa yang akan dinyanyikan para pelaut di kapalnya? OK, mungkin mereka akan menyanyikan lagu tentang kerinduan mereka terhadap keluarga, atau lagu tentang pertempuran yang pernah mereka hadapi, atau Dewa-Dewa laut, atau seorang gadis yang mereka cintai atau seorang laki-laki yang mereka cintai atau semacamnya. Kami melakukan banyak riset dan menemukan teks Yunani kuno yang mengungkapkan subjek-subjek tersebut, dari sandiwara, puisi, dan beberapa lagu juga. Kemudian kami bekerja dengan komposer dari Athena dan ia menciptakan melodi-melodi dan harmoni indah yang kemudian dinyanyikan oleh tim paduan suara."

Megaris berlokasi di tengah daratan Yunani. Saat kami tiba, sedang berlangsung Perang Peloponnesian. Tidak mudah untuk menemukan jenderal besar the Wolf of Sparta dan membunuhnya. Kami malah harus memberikan beberapa bantuan untuk pasukan Spartan yang sedang berjuang melawan Athenian di wilayah ini. Adegan ini memperkenalkan kami pada bagaimana kami akan mengambil alih wilayah dengan menyelesaikan beberapa misi, melemahkan pemimpin, menaklukkan pemimpin, dan bertarung di conquest battle. Sesuatu yang tentunya akan banyak kita lakukan di Odyssey. Setelah kamu menaklukkan wilayah itu untuk Sparta, pemimpin Spartan akan ditempatkan di wilayah tersebut dan kamu pun suatu saat dapat membunuhnya.

Assassin's Creed OdysseyAssassin's Creed Odyssey

Jika Kephallonia menyajikan sebuah perkenalan, maka Megaris menyajikanmu gambaran utuh dari pengalaman di Odyssey dan segala variasinya. Satu aspek yang menarik adalah karakter-karakter yang kamu temui, pilihan-pilihan romantis, dan semacamnya. Kassandra kami cenderung agak genit dan Odessa, yang kami temui pertama kali di reruntuhan tua di Ithaka, adalah karakter yang bisa memiliki hubungan asmara dengan Kassandra. Kami bertemu lagi dengannya di Megaris, ia sedang menghadapi konflik dengan penguasa kota. Tampaknya sang penguasa kota menginginkan tanah milik Odessa dan Odessa telah menyingkirkan seorang pembeli yang telah ditetapkan oleh walikota dalam sebuah skema untuk mengamankan tanah tersebut. Dan di sini kamu mendapatkan kesempatan untuk menyelidikinya. Pada akhirnya, kita berada di pihak Odessa, tapi hubungan asmara kita akan gagal. Sebagai gantinya, kita mendapatkan dia sebagai awak kapal. Jika kita tidak menyelamatkan dia dari kurungan di Ithaka, semua adegan ini tidak akan terjadi.

Menjadi pasukan bayaran di Odyssey bukanlah hanya kebetulan yang menguntungkan. Banyak sistem Mercenary di mana kamu dapat meningkatkan rank ketika kamu ikut serta dan memenangkan kompetisi. Nantinya kamu juga dapat membuka beberapa bonus untuk karaktermu. Kamu akan bertemu dengan beberapa pasukan bayaran di perjalanan. Beberapa dari mereka akan memburumu jika level bounty-mu cukup. Pasukan bayaran lainnya tidak akan memedulikanmu (dan mungkin level mereka lebih tinggi, jadi sebaiknya kamu justru menghindari mereka). Yang lainnya, seperti Hyrkanos the Cunning, memiliki ikatan dengan cerita, karena ia membantu Athena melawan Spartan di Megaris. Hal ini sangat menarik, terasa lebih menyatu dan sempurna dibandingkan dengan bagaimana Phylakes beroperasi di Origins.

Ubisoft Quebec telah menunjukkan game mereka bukan tanpa rasa percaya diri. Di antara demo E3, Gamescom, dan dua babak awal ini, kami telah menghabiskan waktu berjam-jam dengan game ini. Mereka berhak untuk merasa percaya diri, sebagaimana Odyssey benar-benar mendorong inovasi dari Origins lebih jauh. Walaupun demikian, akan terlalu cepat jika kami mengatakan bahwa cerita, polesan, dan perpaduan keseluruhan dari aktivitas-aktivitasnya akan menyaingi keunggulan yang ada dalam Assassin's Creed Origins. Yang dapat kami katakan adalah bahwa game ini akan menjadi petualangan yang luar biasa. Walaupun dibangun dari pondasi mekanis Origins, Odyssey tetap berhasil menjadi game yang sangat berbeda.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content