Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
artikel
FIFA 20

Tips cara bertahan di FIFA 20

Cetaklah sebuah clean sheet dengan panduan berguna dari kami mengenai cara memarkir bus di FIFA 20.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Sejak mengadopsi sebuah sistem pertahanan manual beberapa tahun yang lalu, FIFA menjadi sebuah game yang lebih sulit dalam bagian gameplay untuk bertahan. Akan tetapi dalam FIFA 19, proses tersebut menjadi sedikit lebih mudah, dengan timing yang lebih fleksibel dan bantuan dari AI. Tahun ini situasinya telah dibalik lagi, yang artinya bertahan di FIFA 20 lebih sulit daripada di FIFA 19, tetapi jangan khawatir, karena kami telah menghabiskan banyak waktu memainkan FIFA 20 dalam tingkat kesulitan tertinggi, dan kami telah beradaptasi dengan bentuk permainan terbaik dalam game itu. Dengan demikian, jika kamu ingin meningkatkan permainan bertahanmu, simaklah tips-tips kami di bawah.

Kontrol
Tactical Defending vs. Legacy Defending? Seperti sebelumnya, ada dua gaya bertahan dalam FIFA 20. Tactical Defense, yang merupakan sebuah skema yang lebih manual, adalah gaya standar, tetapi kamu bisa mengubahnya menjadi Legacy Defending pada setting. Beberapa pemain menganggap Legacy lebih mudah karena tidak begitu sulit dalam masalah timing. Kami tidak akan merekomendasikanmu untuk mengubahnya karena pertandingan online hanya mendukung Tactical Defending, tetapi jika kamu hanya bermain secara offline dan tidak begitu terbiasa dengan Tactical, silahkan coba saja Legacy.

FIFA 20

X/A: pemain secara otomatis berlari ke arah lawan yang menguasai bola. Ini adalah sebuah opsi yang baik untuk menempatkan pemain, tetapi jika sudah dekat, lepaskan tombolnya dan gunakan kendali langsung dengan menahan L2/LT.

L2/LT: Pemain menempatkan dirinya dalam sebuah posisi siap, selalu menghadap ke arah bola dan siaga untuk meng-intersep bola. Ini bagus untuk menekan lawan sementara menutup pandangannya.

O/B: Tergantung di mana posisimu, relatif tergantung lawan dan bola, dia mungkin melakukan hal berikut; tekel, mendorong dengan badan atau menarik, tetapi hati-hati, karena itu meningkatkan resiko mendapatkan kartu.

Kotak/X: Sliding tackle standar. Baik untung meng-intersep umpan dan tembakan, atau untuk memotong bola keluar di depan seorang lawan, tetapi itu bisa berbahaya, terutama jika dilakukan dari samping atau belakang. Dalam keadaan apapun hindari melakukannya di area gawang! Tips pro; jika kamu menekan Kotak/X setelah sebuah slide, pemainmu akan lebih cepat berdiri.

Segitiga/Y: Memaksa penjaga gawang bergerak ke arah bola. Gunakan ini jika kamu menyadari bahwa lawanmu memiliki banyak ruang, tetapi jika jaraknya terlalu jauh, cukup hanya dengan mempersempit sudut tembakan lawan. Sebuah cara yang baik untuk melakukan hal ini adalah dengan double tap pada Segitiga/Y, yang membuat penjaga gawang berlari ke arah titik penalti.

R1/RB: Pemain kedua yang dikendalikan oleh AI akan berlari ke arah pembawa bola. Ini baik untuk meningkatkan tekanan, tetapi hati-hati untuk tidak membawa pemain itu ke sebuah posisi krusial, atau kamu akan membuat seorang lawan dalam posisi bebas.

FIFA 20

Kontrol Penjaga Gawang
Segitiga/Y: Penjaga gawang menjatuhkan bola ke kakinya, yang merupakan sebuah cara yang baik untuk mengulur waktu dan menarik seorang lawan, sementara juga membuat seorang rekan lainnya lebih bebas, walaupun ini harus dilakukan dalam jarak yang baik. Menahan bola terlalu lama atau meleset dalam mengoper, maka kamu bisa kemasukan sebuah gol.

X/A: Melempar bola ke arah rekan satu tim, hanya saja kamu harus berhati-hati untuk tidak memberikan bola ke arah rekan yang sedang berada dalam tekanan lawan, atau kamu beresiko membalikkan permainan dan memberikan keuntungan bagi lawan.

R/1RB: Penjaga gawang mengambil bola di bawah.

Kotak/X: Menendang bola ke arah yang dikehendaki (jangan menekan terlalu lama, atau bolanya akan keluar).

R1 + X/RB + A: Penjaga gawang melemparkan bola, tetapi kali ini lebih cepat dan lebih mendatar, baik untuk mengirim bola ke depan dengan cepat, tetapi hati-hati, karena besar juga kemungkinan untuk mengenai seorang lawan.

FIFA 20

Taktik dan Formasi
Untuk bisa bertahan dengan baik, pertama-tama kamu harus memikirkan jenis taktik yang kamu gunakan, dan kamu harus melakukannya sambil memperhitungkan tim yang kamu miliki dan juga kualitas lawan. Jika tim diperintahkan untuk bertahan dan menunggu lawan bermain, jangan terkejut jika pemainmu tidak menekan. Di lain pihak, jika pemain-pemainmu lemah di bagian belakang, jangan terlalu berharap perangkap offside bekerja dengan baik. Pergunakanlah waktu untuk menerapkan taktikmu, atau setidaknya memahami preset mana yang akan sering kamu gunakan, karena perilaku dan keefektifan tim ditentukan oleh pengaturan yang kamu terapkan.

Di sisi lain, formasimu juga bisa memegang sebuah peranan penting. Jika kamu mengalami kesulitan dalam bertahan, cobalah formasi dengan dua orang gelandang bertahan, lebih baik lagi yang kuat dan tinggi dan bisa melindungi para pemain bertahan. Hampir bisa dipastikan kedua gelandang bertahan tersebut akan meningkatkan pertahanan supaya tidak kebobolan, walaupun kamu tidak akan memiliki jumlah pemain yang cakap dalam menyerang yang sama banyak jika kamu memutuskan untuk bermain dengan cara tersebut.

FIFA 20

Penjagaan dan Tekanan
Banyak pemain melakukan kesalahan dengan terburu-buru mengejar lawan, tetapi melakukan hal tersebut sebenarnya justru mempermudah mereka. Prioritasnya adalah untuk membatasi perkembangan pemain lawan yang menguasai bola dengan menekan A (pada Xbox) atau X (PlayStation). Ini akan secara otomatis menempatkannya di jalur lawan. Akan tetapi, kamu sebaiknya hanya menggunakannya untuk mendekati lawan, dan jika lawan sudah dekat bergantilah dengan LT (Xbox) atau L2 (PlayStation). Tombol penjagaan ini membuatmu bisa terus memperhatikan lawan tanpa memberinya kesempatan untuk melakukan gerakan skill. Ketika kamu dekat dengan lawan, maka kamu bisa mencoba memotong ke dalam jika kesempatannya datang.

Dalam FIFA 20, EA Sports mengubah cara akselerasi bekerja dengan meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan maksimalnya. Hal ini berarti bahwa menangkap pemain depan dengan pemain yang belum mulai berlari jauh lebih sulit dibandingkan dengan dalam game-game sebelumnya. Hal ini tidak bisa dihindari. Pada akhirnya lawan bisa berlari dengan bebas di belakang. Bukannya mengejar pembawa bola, yang pasti akan menjadi sebuah kekalahan dalam adu kecepatan, berlarilah secara paralel dengannya, lebih dekat ke area kamu daripada si pembawa bola. Ini membuatmu bisa masuk ke area tersebut lebih cepat. Maka kamu harus melakukan pendekatan untuk mencoba meminimalisir kesempatan mereka untuk mengumpan bola atau terus melaju ke arah gawang.

Tekanan yang baik pada pembawa bola dan sebuah blok terhadap jalur umpan yang baik bisa sangat efektif. Ini akan memaksa AI melakukan operan-operan yang berbahaya, dan meningkatkan kemungkinan salah umpan (hal ini lebih banyak terjadi dalam FIFA 20). Gerakan skill sekarang kurang efektif, jadi kamu tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya, tetapi perubahan arah dan kecepatan menjadi lebih efektif. Berada terlalu dekat atau melakukan tackle pada waktu yang kurang tepat, maka kamu akan tertinggal.

Satu hal yang harus dipertimbangkan adalah FIFA 20 memiliki animasi tackle, dan penempatan waktu menjadi semakin penting. Penempatan waktu selalu diperlukan untuk mencuri bola, tetapi jika kamu berhasil membuat tackle yang bersih dalam waktu dan penempatannya, pemainmu berpeluang lebih besar untuk mempertahankan bola setelah mendapatkannya dari lawan.

FIFA 20

Laihan akan membuahkan hasil
Sistem latihan/skill game FIFA 20 sangat hebat dan menambahkan beberapa opsi baru yang bisa membantumu untuk banyak berkembang dalam skill bertahan. Beberapa mungkin sulit, bahkan membuat frustasi, tetapi jika kamu ingin meningkatkan pertahananmu, kamu harus berlatih. Hanya setelah bisa tampil dalam Skill Games bertahan, kamu bisa berharap untuk bisa melakukan pertahanan yang efektif dalam permainan sesungguhnya. Yang terutama harus digaris bawahi adalah sebuah Skill Game serangan balik yang baru, di mana setelah mencuri bola, kamu memiliki kesempatan untuk menyerang.

Advanced Technique 1: L2/LT digunakan untuk fokus pada lawan, tetapi setelah mendapatkan bola, bisa digunakan untuk mempertahankannya. Lakukanlah untuk mendapatkan waktu atau ruang untuk mengoper bola ke penjaga gawang atau rekan satu tim, tetapi jangan terlalu sering melakukannya. AI cukup bagus dalam mencuri bola, dan jika kamu terlalu lama mempertahankannya, kamu akan di-tackle.

Advanced Technique 2: Dengan analog kanan, kamu bisa melakukan sebuah first touch, sebuah teknik yang kebanyakan orang mempergunakannya untuk menyerang, tetapi memiliki fungsi yang baik dalam pertahanan. Ketika memperebutkan bola liar, stik analog kanan adalah sebuah cara yang baik untuk dengan cepat mengubah arah ketika kamu sudah tiba. Mendapatkan jarak yang berharga dari lawan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait

FIFA 20Score

FIFA 20

REVIEW. Ditulis oleh Ricardo C. Esteves dan Sam Bishop

Volta menjadi sorotan, namun edisi ini lebih banyak mengambil langkah mundur daripada maju dalam hal gameplay.

Loading next content