Indonesia
Gamereactor
artikel

Semua tentang Xbox Series S yang perlu kamu ketahui

Kapan ia akan dirilis? Berapa harganya? Apa perbedaannya dengan Series X? Apa saja game yang tersedia di saat peluncurannya? Kami menjawab semua pertanyaan ini dan banyak lagi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Microsoft telah banyak membahas Xbox Series X sebelum akhirnya mengkonfirmasi keberadaan Xbox Series S yang lebih murah dan bertenaga lebih rendah di awal musim gugur ini. Bisa dimaklumi jika kamu bingung akan sistem penamaan yang digunakan sang perusahaan Amerika tersebut, jadi saya sudah mengumpulkan semua detail yang perlu kamu ketahui tentang Series S di artikel ini. Silakan kabari saya jika kamu punya pertanyaan lagi, dan saya akan terus memperbarui artikel ini dengan jawabannya. Baiklah, mari kita mulai dengan salah satu perbedaan utama antara kedua konsol tersebut: performa.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Spesifikasi

CPU: 8 core di 3.6 GHz (3.4 GHz dengan SMT) AMD Zen 7nm custom
GPU: 20 CUs di 1.565 GHz Custom RDNA 2, berarti kurang lebih 4 Teraflops daya komputasi
RAM: 10GB GDDR6 (8GB di 224 GB/s dan 2GB di 56 GB/s)
Penyimpanan data: 512GB NVMe SSD dengan 361,6GB yang dapat kamu gunakan
Drive optik: Tidak tersedia
HDMI: 1x port HDMI 2.1
USB: 3x port USB 3.1 Gen 1
Wireless: 802.11ac dual band
Ethernet: 802.3 10/100/1000

Semua aspek Series S lebih kecil atau lebih lemah dibandingkan Series X, dan 4 Teraflops berarti ia memiliki hanya sepertiga daya dari 'abang'-nya tersebut. Kita diberitahu bahwa perbedaan ini umumnya hanya akan berpengaruh pada resolusi gambar dan menurunkan resolusi game dari 4K ke 1440p, tetapi seperti yang bisa dilihat di daftar game di bagian berikutnya, banyak game yang kualitasnya turun lebih jauh dan tidak mengandung fitur ray-tracing. Kita hanya bisa menunggu untuk melihat bagaimana para developer bisa memberdayakan konsol ini mengingat ia lebih lemah dibandingkan Series X, PlayStation 5, dan bahkan Xbox One X dari segi Teraflops.

Fakta penting lainnya yang perlu kita sadari adalah konsolnya seluruhnya digital, jadi kamu tidak akan bisa menggunakan Blu-ray Ultra HD untuk menonton film maupun bermain game. Bagian terakhir tersebut bahkan akan mempengaruhi backward compatibility, tapi itu akan kita bahas lebih lanjut nanti. Sebagai gantinya, kamu harus melakukan instalasi game-mu di SSD yang terpasang di dalam konsolnya atau menjalankannya melalui perangkat penyimpanan data eksternal.

Rangkuman Singkat


Walau mungkin tidak terdengar menggemparkan, penggunaan SSD sebagai ganti hard drive membawa perubahan besar, dan bukan hanya untuk waktu loading dalam game. Ini juga berarti kamu tidak harus menunggu beberapa menit untuk memulai game setelah menyalakan konsolmu atau mengklik ikon di dasbor, berkat fungsi yang disebut Quick Resume. Fungsi ini memungkinkanmu untuk menahan hingga lima game selagi kamu menonton film atau bermain game lain. Kamu bahkan bisa mematikan konsolmu dan langsung kembali bermain di titik terakhir kamu meninggalkan gamenya dalam hitungan detik setelah memulainya lagi.

Misalnya ada seorang teman yang mengundangmu untuk bermain bersama di Gears 5 selagi kamu bermain Assassin's Creed Valhalla. Melakukannya di Xbox One mengharuskanmu keluar dari Assassin's Creed, memilih Gears 5, lalu menunggu waktu yang cukup lama untuk gamenya mulai, melewati berbagai menu yang ada, dan akhirnya memilih file save yang kamu mainkan bersama. Melelahkan, bukan? Inilah mengapa Quick Resume merupakan fungsi yang fenomenal. Saat bermain di Xbox Series X, cukup pilih game Gears 5 yang sedang ditahan selagi kamu bermain Assassin's Creed dan kamu akan kembali ke posisimu dan temanmu setelah melewati satu layar hitam. Fungsi ini bahkan bekerja jika kita mematikan konsolnya, jadi kita sudah tidak bisa lagi memasak makanan sembari menunggu untuk memainkan game setelah menyalakan konsolnya. Bahkan saat menggunakan perangkat penyimpanan data eksternal.

Penyimpanan Data Eksternal

SSD yang terpasang berkapasitas 512GB, tetapi karena sistem operasinya memakai porsi cukup besar, kamu hanya bisa memakai 361.6GB untuk menyimpan game, file save, aplikasi, dan semacamnya. Game seperti Call of Duty: Modern Warfare dan Red Dead Redemption 2 telah membuktikan bahwa sangatlah mudah untuk melewati angka batas tersebut. Untungnya, beberapa developer membolehkanmu melakukan instalasi sebagian saja untuk gamenya; adanya SSD di konsol juga dapat membuat ukuran file menjadi lebih kecil untuk sebagian kasus. Fakta terakhir tersebut khususnya berlaku bagi Series S, karena gamenya tidak akan memiliki tekstur 4K yang berukuran lebih besar. Bagaimanapun, kalian patut tahu bahwa ada dua pilihan bagi kalian yang ingin memainkan beberapa game secara bersamaan. Kalau kamu tertarik sekadar memainkan game dari generasi-generasi sebelumnya dan tidak peduli mengenai peningkatan pada gamenya jika diinstal di SSD, kamu bisa menyimpan game di hard drive eksternal dan memainkannya dari sana seperti yang banyak dilakukan sekarang. Namun ini tidak berlaku bagi game Xbox Series dan kamu, sebagaimana disebutkan sebelumnya, tidak akan mendapatkan berbagai upgrade visual yang keren. Inilah mengapa Microsoft menawarkan solusi penyimpanan data eksternal.

Saat peluncuran, Xbox Series S hanya akan mendukung Storage Expansion Card khusus berkapasitas 1TB dari Seagate, dan kartu yang dimaksud tidak murah. Ia dijual seharga €239,99/£219.99/$219.99 (sekitar Rp3,2 juta) di saat penulisan artikel ini. Untungnya, harga penyimpanan data umumnya cukup cepat turun dan Microsoft telah menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan opsi lainnya untuk ke depannya. Maka baguslah bahwa konsolnya sendiri lebih murah dibandingkan abangnya.

Harga

Berbagai perbedaan ini membuat kita berpikir bahwa Series S akan lebih murah dibandingkan Series X, dan kenyataannya pun begitu. Xbox Series S akan dijual seharga €299/£249/$299 (sekitar Rp4,4 juta) saat peluncuran, dan bahkan ada jalan lain jika kamu tidak punya uang sejumlah itu sekaligus. Beberapa retailer tergabung dalam program Xbox All Access, yang memungkinkanmu untuk mencicilnya secara bulanan selama 2 tahun untuk Xbox Series S beserta 24 bulan keanggotaan Xbox Game Pass Ultimate (Xbox Live Gold dan akses ke daftar panjang game Xbox Game Pass yang dapat diunduh baik di Xbox One, Xbox Series dan PC, juga dapat dimainkan secara streaming dari perangkat Android). Pilihannya termasuk beberapa game yang tersedia saat peluncuran.

Game peluncuran

Walau Halo Infinite diundur ke 2021, The Medium tiba di bulan Desember, dan baik Mortal Kombat 11: Ultimate maupun Call of Duty: Black Ops Cold War akan tiba beberapa hari setelah peluncuran kedua konsol, Series S akan tetap punya 32 game next-gen yang siap dimainkan di tanggal 10 November:


  • Assassin's Creed Valhalla (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Borderlands 3 (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Bright Memory 1.0

  • Cuisine Royale (Smart Delivery)

  • Dead by Daylight (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Devil May Cry 5: Special Edition dengan 1440p dan 120fps

  • Dirt 5 (Smart Delivery) dengan tiga mode berbeda (1440p/60fps yang tidak dikunci, Dynamic 1440p/60fps dan resolusi yang belum ditetapkan dengan 120fps

  • Enlisted dengan 1440p dan 60fps

  • Evergate dengan 1440p dan 60fps

  • The Falconeer (Smart Delivery) dengan 1800 dan 60fps atau 1080p dan 120fps

  • Fortnite dengan 1080p dan 60fps

  • Forza Horizon 4 (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Gears 5 (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps/120fps di mode Versus

  • Gears Tactics (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Grounded (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • King Oddball (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps atau resolusi lebih rendah di 120fps

  • Maneater (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Manifold Garden (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • NBA 2K21

  • No Man's Sky (Smart Delivery) dengan "resolusi native berkualitas tinggi dan 30fps" atau "resolusi lebih rendah dan 60fps"

  • Observer: System Redux dengan 1440p dan 60fps

  • Ori and the Will of the Wisps (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Planet Coaster (Smart Delivery)

  • Sea of Thieves (Xbox Game Pass + Smart Delivery)

  • Tetris Effect: Connected (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • The Touryst (Xbox Game Pass + Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • War Thunder (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Warhammer: Chaosbane Slayer Edition dengan 1440p dan 60fps

  • Watch Dogs: Legion (Smart Delivery) dengan 1440p dan 30fps

  • WRC 9 FIA World Rally Championship (Smart Delivery) dengan 1440p dan 60fps

  • Yakuza: Like a Dragon (Smart Delivery) dengan 1440p dan 30fps atau 900p dan 60fps.

  • Yes, Your Grace (Smart Delivery)

Smart Delivery

Kamu ingin tahu apa itu Smart Delivery? Fitur ini cukup mirip dengan program Xbox Play Anywhere. Jika kamu membeli sebuah game untuk edisi Xbox One ataupun Xbox Series, kamu akan mendapatkan versi satunya lagi secara gratis dan bisa langsung lanjut memainkannya.

Backwards compatibility

Ditambah lagi, Series X dapat memainkan semua game Xbox One, baik game yang dibuat untuk konsol itu ataupun game yang backward compatible di sana. Konsol ini pun memiliki pilihan game terbanyak saat peluncurannya. Namun, peningkatan visualnya tidak akan sehebat di Series S dibandingkan dengan Series X karena Xbox Series S menjalankan game yang backward compatible versi Xbox One S. Kamu masih bisa memiliki waktu loading yang lebih cepat, texture filtering yang lebih baik, framerate yang lebih konsisten dan bahkan lebih tinggi, juga warna dengan high dynamic range (HDR) pada game-game yang dirilis jauh sebelum fitur tersebut memasuki industri gaming kita tercinta. Tapi perlu diingat bahwa game fisik lama milikmu tidak akan bisa dimainkan di Series S karena tidak ada disc drive alias slot CD, jadi itu perlu dipetimbangkan saat memilih antara X dan S.

Pola pikir yang ramah konsumen ini juga berlaku ke aksesorisnya. Semua aksesoris resmi Xbox One yang terhubung ke konsol melalui USB atau port 3.5mm kontrolernya juga akan bisa dipakai di Xbox Series S. Mungkin sebagian kalian menyadari saya tidak menyebut aksesoris dengan kabel optik, itu karena sayangnya konsol ini tidak memiliki input optik. Tapi beberapa merk besar, termasuk Astro, SteelSeries dan Turtle Beach telah menyatakan bahwa mereka tengah mempersiapkan update firmware dan solusi lainnya untuk headset yang menggunakan kabel optik.

Kontroler baru

Walau untungnya kamu bisa memakai kontroler lama di Xbox Series S, kamu tentunya juga akan mendapatkan kontroler baru seiring pembelian konsolnya. Dan saat saya bilang baru, maksud saya bukan kontroler yang mirip dengan yang sudah kamu miliki. Kontroler Xbox Series S tidak saja berganti warna dari hitam ke putih, tetapi ada beberapa peningkatan lainnya. Salah satunya adalah tombol Share yang sekarang terletak tepat di tengah dan kamu bisa langsung mengambil screenshot dengan menekannya sekali dan merekam video gameplay dengan menahannya.

Lalu ada juga D-pad hibrida yang terinspirasi kontroler Elite, bumper bulat, bagian yang agak diperkecil dan lebih bulat di sekitar tombol trigger, dan pegangan yang dibentuk sedemikian rupa hingga membuat kontrolernya sedikit lebih kecil dibanding versi sebelumnya. Intinya, satu dari sedikit unsur yang tetap persis sama adalah kontroler barunya menggunakan dua baterai AA dan juga dapat digunakan di Xbox One.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Dimensi

Kalau semua ini terdengar oke, waktunya menentukan di mana kamu akan meletakkan Xbox Series S setelah membawanya pulang. Saat berdiri, konsolnya memiliki tinggi 27,5 cm, panjang 6,5 cm, dan lebar 15,1 cm, sehingga tidak memakan tempat sebanyak Series X. Hal seperti ini mungkin lebih mudah dilihat daripada dibaca, jadi kami bandingkan ukurannya ke konsol-konsol lain di video di bawah ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Review

Inilah semua detail yang perlu kamu ketahui tentang Xbox Series S saat ini, tapi apa pendapat kami tentangnya? Magnus saat ini sedang menjajal konsolnya hingga hampir 24 jam sehari, 7 hari seminggu, jadi datanglah lagi 5 November 2020 untuk membaca review darinya. Sementara itu, artikel ini nantinya juga akan senantiasa diperbarui, jawaban ke pertanyaan-pertanyaan yang mungkin kamu miliki (sila tanyakan di bagian komen atau ke saya pribadi dengan mengirimkan pesan pribadi di sini ataupun di Twitter), dan update lainnya.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.