Sebuah transkrip dari tanya jawab laporan finansial Square Enix yang diterjemahkan mengungkapkan bahwa Marvel's Avengers belum menutupi biaya pengembangannya. Hal ini makin jelas ketika presiden Square Enix Yosuke Matsuda ditanyakan tentang kerugian 7 miliar Yen (sekitar Rp950 miliar) yang diderita perusahaan antara April dan September tahun ini.
Kerugian yang besar itu adalah akibat dari kampanye promosi besar-besaran pada peluncurannya untuk menggantikan penundaan yang terjadi akibat pandemi Covid-19.
Marvel's Avengers menghadapi peluncuran yang mengecewakan, dengan banyak penggemar dan kritikus tidak menyukai kontennya yang terbatas. Game tersebut hingga kini telah mendapatkan berbagai peningkatan, dengan lebih banyak lagi konten ke depannya, salah satunya adalah karakter DLC pertama: Kate Bishop. Untuk melihat pendapat kami tentang Marvel's Avengers, kamu bisa cek review kami di sini.

Thanks, PCGamer.