Indonesia
artikel
Marvel's Avengers

Marvel's Avengers: 5 info menarik dari War Table

Ada lima hal yang menarik dan patut dikhawatirkan setelah mengobrol dengan Crystal Dynamics tentang action-RPG penuh superhero ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Berdasarkan komentar-komentar dari berbagai berita dan forum di seluruh dunia, saya bukanlah satu-satunya yang merasa pengumuman pertama dari Marvel's Avengers di konferensi Square Enix E3 2019 sedikit mengecewakan. Secuil cuplikan gameplay yang kita dapatkan terlihat seperti sebuah adegan yang terbatas, sementara pertarungannya terlihat agak hambar. Untungnya, game ini telah banyak berkembang dan setiap trailer yang kita dapatkan semakin baik dari hari ke hari. Sebenarnya saya masih agak ragu, hingga saya melihat presentasi War Table hari ini lebih awal dan mengobrol dengan Scot Amos (kepala Studio Crystal Dynamics), Shaun Escayg (creative director dan penulis dari game ini), Vince Napoli (lead combat designer), dan Philippe Therien (lead designer). Video dan bincang-bincang itu telah membuat saya percaya. Inilah lima alasannya.

Marvel's Avengers

Pertarungan yang dinamis dan mendalam

Saya bukanlah seorang penggemar dari pertarungan berbasis giliran atau gaya MMO klasik di mana kamu hanya berdiri di satu tempat saja dan melakukan serangan yang sama, lagi dan lagi. Itulah kenapa saya agak grogi ketika terdapat pembicaraan tentang cooldown dan serangan yang tampaknya quick time event-sentris di Marvel's Avengers. Bagaimana saya bisa percaya hal seperti itu ketika tim pertarungannya dipimpin oleh orang yang memberikan kita sebuah mode multiplayer keren di God of War: Ascension dan sistem pertarungan menakjubkan dari God of War? Presentasi War Table pertama ini menjelaskan bahwa para pahlawan Marvel kita akan jauh lebih dinamis dari itu. Ketika banyak game dengan komponen online memiliki musuh yang cukup statis dan tidak bereaksi terhadap setiap serangan, gameplay Thor yang ditampilkan menunjukkan musuh yang bereaksi terhadap setiap ayunan Mjolnir, serangan petir, dan serangan pamungkas sinematik. Sangat impresif, terutama ketika bisa memilih antara karakter dengan kekuatan yang sangat berbeda. Mengutip perkataan Napoli ketika ditanyakan tentang bagaimana rasanya mengerjakan karakter-karakter yang cukup terbatas di Ascension, ke Kratos yang lebih bisa dikustomisasi di God of War, dan kini sekelompok Avengers:

"Membangun game bertarung yang benar-benar bagus adalah selalu tentang melayani karakter-karakternya terlebih dahulu. Kamu ingin memastikan bahwa apa yang kamu lakukan tetap setia akan karakternya. Mekanika dan segalanya terasa seperti karakter-karakter itu. Da ketika kamu menangani sesuatu seperti Avengers, beberapa karakter paling ikonik, ada banyak yang harus dikerjakan (...) Kami melihat masing-masing karakter dan menanyakan diri sendiri: apa yang membuat karakter ini bersinar? Mekanika apa yang harus kita miliki? Apa yang semua orang benar-benar ingin lihat? Lalu kami pertama-tama benar-benar mengerjakan itu dulu, meski itu berarti harus menulis sistem baru atau membuat mekanika pertarungan baru dari nol. Apa yang kami benar-benar lakukan adalah membungkus sistem pertarungan di sekitar karakter-karakternya, bukan sebaliknya, jadi pada akhirnya ketika kamu bermain sebagai berbagai karakter berbeda, kamu akan merasa memainkan game mereka masing-masing. Kamu memiliki mekanika stealth, jarak jauh, (dan) kuncian yang cepat dan lincah bersama Widow, dan tidak ada yang memiliki itu. Ketika kamu mengendalikan Hulk, kamu bisa menggunakan lingkungan sebagai senjata. Kamu bisa berlari-lari menggunakan musuh sebagai senjata, beberapa musuh sebagai senjata - batu besar dan bebatuan. Berlari dan melompat dengan hal-hal itu di tanganmu. Lalu, ketika kamu sampai ke Iron Man, kamu akan terbang menembak seakan kamu memainkan shooter pesawat."

War Table juga menunjukkan hal ini. Jelas dapat dilihat bahwa Thor, Iron Man, Hulk, Black Widow, dan Kamala Khan dapat dimainkan dengan sangat berbeda dan memiliki serangan dan gerakan ultimate yang unik.

Ditambah lagi dengan skill-tree yang memungkinkan kamu memberikan karakter-karakter kemampuan dan upgrade yang sesuai dengan gaya bermainmu, tampaknya Marvel's Avengers akan menawarkan baik kualitas, keragaman, dan kuantitas dalam sistem pertarungannya.

Marvel's Avengers
Square Enix
Marvel's AvengersMarvel's Avengers
Square Enix

Sistem loot yang menarik

Tentu saja, agak mengecewakan ketika mengetahui bahwa saya tidak akan bisa membuat Iron Man terlihat seperti sesuatu yang digambar oleh keponakan saya dengan menggunakan bagian-bagian berbeda dari kostum berbeda, tetapi tampaknya akan tetap tergantikan oleh variasi atribut dan stats.

Karena kita semua pernah merasakannya. Mendapatkan sebuah senjata di Destiny 2 atau armor di The Witcher 3: Wild Hunt dengan damage dan perk yang sama seperti apa yang sudah kita punya terasa membosankan. Kita semua ingin melihat angka itu terus meningkat dan karakter kita berubah. Sebuah cara yang mudah untuk membuat kemungkinannya lebih kecil? Menggunakan seluruh skala persentase, membuat peralatanmu mengubah warna laser, menyediakan banyak pilihan perks, dan berbagai hal lainnya yang membuat kemungkinan kombinasi yang tersedia di dalam game terdengar luas, dengan cara yang baik.

Kamu tidak hanya harus mengandalkan sebuah generator angka acak pula. Kamu bisa meningkatkan stats dari gear favoritmu dengan menggunakan sumber daya yang telah kamu dapatkan. Satu hal yang membawa ini ke level selanjutnya adalah sebuah tipe gear bernama Artefacts. Mereka adalah item spesial yang diangkat dari kisah Marvel yang memiliki sistem peningkatan lebih lanjut, memungkinkan kamu untuk membuka perks spesial, aktivasi, dan hal semacamnya. Sebuah implementasi kemudahan bermain, dan bukan hanya satu itu saja.

Marvel's Avengers
Square Enix

Kemudahan bermain (quality of life)

Saya akan curang sedikit di sini dengan menyoroti beberapa detail kecil yang saya ketahui dari pembicaraan saya dengan keempat orang di atas:


  • Amos mengkonfirmasi bahwa kita bisa mengubah gear dan skill di tengah-tengah misi, jadi tidak perlu khawatir jika kamu tidak memulai misi dengan peralatan terbaik.

  • Progres akan terus-menerus dikirimkan ke server ketika memainkan Warzone Missions yang lebih befokus pada co-op (yang bisa dimainkan sendiri pula dengan bantuan partner AI), jadi kamu tidak akan kehilangan gear atau XP jika kamu meninggalkan game atau kehilangan koneksi.

  • Membicarakan tentang Warzone dan bermain dengan teman. Ini dibuat dengan mempertimbangkan empat pahlawan, tetapi itu bukan berarti kamu harus bermain bersama tiga teman atau tiga AI. Jika kamu hanya memiliki satu teman yang online, game akan mengisi dua ruang kosong dengan karakter-karakter yang telah kamu buat.

Cerita yang berevolusi

Tidak dapat diragukan bahwa sebuah studio ingin menyajikan kisah yang luar biasa ketika mereka merekrut seseorang yang pernah bekerja di Blur Studio, menjadi lead cinematic animator di The Last of Us, dan menulis dan menyutradarai Uncharted: Lost Legacy. Jadi saya tidak perlu kaget jika cerita Marvel's Avengers menangkap rasa penasaran saya, karena Shaun Escayg yang menulisnya. Saya mengatakan menulis karena petualangan ini tidak berhenti ketika kreditnya bergulir. Crystal Dynamics telah menegaskan bahwa kita akan mendapatkan konten cerita lebih banyak, karakter-karakter baru, misi-misi baru, lebih banyak loot, dan banyak hal lainnya jauh setelah peluncuran awal. Menunjuk George Tarleton alias MODOK sebagai antagonis utama telah meningkatkan kemungkinan akan adanya twist menarik dan plot yang rumit, jadi dapat dipahami bahwa beberapa aktor terbaik di industri juga ikut terlibat. Saya tidak sabar menunggu apakah ini adalah satu dari sedikit game live-service yang mampu membawa saya ke dalam ceritanya.

Marvel's Avengers
Marvel's AvengersMarvel's Avengers

Rahasia-rahasia

Satu hal lain yang mungkin membuat akan membuat game ini terus berada dalam radar saya selama beberapa waktu adalah sejumlah rahasia yang telah disembunyikan oleh developernya baik di materi marketing dan game itu sendiri. Scot Amos telah memastikan bahwa saya tidak akan meninggalkan PC saya selama beberapa waktu setelah mengatakan bahwa trailer teaser pertama yang kita dapatkan untuk game ini pada Januari 2017 berisi sebuah Easter Egg yang belum ditemukan siapapun.

"Menyakitkan hati belum ada orang yang menemukannya," ungkap Amos. "Tetapi ketika kami sampai pada momen ketika kami bisa memberitahu orang-orang apa itu, mereka akan seperti 'Ya Tuhan!' sejak momen itu. Hal ini telah dibuat lama dan kami sebenarnya terus mempersiapkan ke momen ini, jadi menyenangkan untuk melihat kembali dan mengatakan bahwa terdapat sejumlah hal bahkan di aset pertama yang menjadi pondasi dan memberi petunjuk untuk momen itu. Semua hal yang kami ungkap bisa diungkap kembali ke masa itu."

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Philippe Therien membuat rasa penasaran saya semakin parah dengan mengungkapkan bahwa akan ada simpanan SHIELD di level Warzone tertentu, dan kita harus menemukan sebuah beacon dan menggunakan proximity meter untuk menemukannya dan koordinat di dalamnya. Koordinat-koordinat ini akan membawa kita apa yang ia sebut sebagai vault island yang hanya bisa ditemukan dengan koordinat tersebut. Ia tidak ingin mengatakan tepatnya apa yang akan menantikan kita di sana, tetapi kita bisa menantikan untuk "beberapa hal yang sangat menarik dan loot yang sangat bagus."

Vince Napoli memutuskan untuk memberi sebuah petunjuk yang sebenarnya ada di War Table, yaitu Hulkbuster. Secara pribadi, saya pikir ini bisa jadi adalah ultimate dari Iron Man, tetapi ternyata tidak demikian.

"Kamu melihat Hulkbuster. Ia begitu dekat dan tersayang di hati saya selama beberapa waktu," kata Napoli penuh semangat. "Itu mungkin pencapaian paling membanggakan saya. Titik-titik pertarungan... untuk berhasil membawa karakter gila itu... Saya tidak bisa menjelaskan banyak detail tentangnya kecuali bahwa ia akan sangat, sangat fleksibel. Kamu bisa menggunakannya di level manapun dan kapanpun kamu mau." Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa kamu harus membukanya dulu dengan cara tertentu, tetapi semuanya akan sepadan karena ia memiliki beberapa kemampuan tergila di dalam game.

Amos memiliki info menarik lain yang ingin ia bagikan dan itu terdengar seperti misi-misi ala Raid.

"Lalu, di dalam game. Sesuatu yang dibuka sangat late-game setelah kamu menyelesaikan campaign dan setelah kamu melalui faksi-faksi yang telah kita bicarakan (...) Ini akan membuka area-area yang belum kami tunjukkan ke dunia yang kami sebut Hives. Ini adalah basis-basis AIM spesifik yang memiliki jumlah kedalaman dan pertarungan yang tinggi. Mereka hardore. Ajaklah teman-temanmu. Kita akan mendalaminya pada sebuah Jumat malam." Mereka akan membagikan lebih banyak tentang konten late-game yang sangat menantang ini "segera".

Marvel's Avengers

Kekhawatiran kami

Semoga mereka akan membagikan lebih banyak informasi, karena saya masih memiliki beberapa kekhawatiran. Salah satunya adalah variasi musuh. Melihat robot-robot sejenis yang banyak membuat saya khawatir tidak akan ada banyak dorongan untuk mengutak-atik atribut dan skill-mu. Menarik pula untuk melihat bagaimana mereka menyeimbangkan game. Banyak developer yang memiliki dorongan untuk melakukan nerf terhadap skill jika itu populer. Kita bermain sebagai superhero di sini! Buff semua saja sebagai gantinya. Saya ingin merasa seperti seorang yang sangat kuat.

Akhirnya, ada kekhawatiran akan keterbatasan di mana kita tidak bisa memainkan dua karakter yang sama di kelompokmu. Mari kita hadapi. Banyak yang akan memiliki satu atau dua karakter favorit, jadi apa yang akan terjadi jika pemain lain di tim kamu memiliki favorit yang sama dan tidak ada yang mau mengalah. Tentu, kamu bisa bermain solo, tetapi itu bukanlah solusi terbaik bagi beberapa orang. Terutama di level-level yang menantang. Saya benar-benar berharap developernya belum menunjukkan semua info dan kekhawatiran-kekhawatiran ini akan dilumatkan oleh Hulk September ini. Jika mereka melakukannya - saya dapat dipastikan akan menjadi seorang Avenger.

Marvel's Avengers
Square Enix
Square Enix

Teks terkait

Marvel's AvengersScore

Marvel's Avengers

REVIEW. Ditulis oleh Eirik Hyldbakk Furu

Ceritanya seru dan inti gameplaynya amat memuaskan, namun kurangnya variasi, loot yang menarik, dan polesan teknis membuat game ini tidak mencapai potensinya.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.