Skip to main content
Gamereactor Berita Call of Duty: Modern Warfare
Berita

Kamu bisa menembak penduduk sipil di Modern Warfare terbaru

Game ini bisa mengetahui apakah kamu seorang psikopat atau hanya "melakukan tugasnya".
Stefan Briesenick 19 Juni 2019

Di E3, Infinity Ward sekali lagi memamerkan dua misi campaign yang sempat kami laporkan saat game ini diumumkan pertama kali Mei lalu. Karena sudah mengetahui isi dari konten di atas, jurnalis Maddy Myers langsung bertanya kepada para developer tentang beberapa poin penting yang muncul saat presentasi itu.

Dalam sebuah adegan yang merupakan sebuah kilas balik, dua tentara sedang mendiskusikan tentang kemungkinan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan muda (sang pemain). Nama anak itu adalah Farah dan ia nantinya akan memainkan peran penting di cerita Call of Duty: Modern Warfare.

"Bagian dari kenyataan dalam perang adalah orang-orang menghadapai kejadian tak menyenangkan, dan di sana terdapat sebuah bagian - saya benar-benar berusaha tidak menyinggung spoiler - tetapi kami tidak ingin menghindari dari realita yang orang-orang hadapi di perang," jelas design director Jacob Minkoff.

Para developer memastikan untuk menambahkan bahwa "kami memiliki banyak konsultan di staf," tetapi agak mundur sedikit dari pernyataan tersebut setelah Myers menekan terus topik itu, membuat sang developer membuat pernyataan berlawanan ketika mengatakan bahwa aksinya berlatar sebuah "dunia fiksi" dan itu hanyalah sebuah "produk hiburan dengan sebuah cerita fiksi." Di saat yang sama, Minkoff juga menekankan bahwa segalanya didasarkan pada realisme.

Selanjutnya, menurut Kotaku, seorang juru bicara mendekati sang jurnalis dan mengatakan bahwa dialog ini akan dihapus di versi final dari game ini adegan sebelum percakapan tersebut juga dipotong.

Bab kontroversial kedua hadir dengan pasukan elite menyerbut sebuah tempat persembunyian teroris di London. Di misi ini, seorang perempuan mencoba untuk melindungi bayinya dari para penyerbu (termasuk pemain) dan kamu bisa menembak sang ibu dan anak pada serangan itu.

Menurut Minkoff, membunuh penduduk sipil dicatat oleh sistem di balik game ini. Menembak pihak tak bersalah bisa menyebabkan game diulang atau mengubah percakapan dengan rekanmu.

"Kami memiliki banyak [mekanika] berjalan di belakang layar untuk menentukan: Apakah kamu seorang psikopat atau yang menembak segalanya? Baik. Tetapi jika kamu benar-benar mencoba untuk melakukan tugasmu dan kamu hanya, 'Oh sial, saya melakukan kesalahan dan saya merasa bersalah akan hal itu,' kami ingin kamu merasakannya. Kami ingin kamu meresapinya."

"Jika kamu melakukan sebuah aksi yang melewati batas tetapi dapat dimengerti, dialogmu dengan sekutu akan bercabang," ujar Minkoff. "Di beberapa kasus, performanya akan bercabang, dan mereka akan mencercamu karenanya, dan akan ada animasi lainnya."

Yang jelas dari pernyataan ini adalah Infinity Ward menjelajahi area moral abu-abu terkait tentara dalam peperangan, dan itu bisa menjadi sesuatu yang kontroversial ke depannya.

Profil lengkap 283 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.