Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara yang baru, menggantikan ayahnya Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan awal selama konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Majelis Ahli Iran mengatakan badan yang beranggotakan 88 orang itu memilih dengan tegas untuk menunjuk Mojtaba, seorang ulama garis keras dengan ikatan kuat dengan lembaga keamanan Iran.
Penunjukan itu mengkonsolidasikan kekuasaan di antara garis keras Iran saat pertempuran meningkat. Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington harus memiliki suara dalam pemimpin Iran berikutnya, sementara Israel memperingatkan dapat menargetkan siapa pun yang menggantikan Khamenei. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana situasinya terungkap...