Gamereactor Indonesia. Tonton trailer video game terbaru dan interview dari konvensi gaming terbesar di dunia. Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor
artikel
Assassin's Creed Valhalla

GOTY 2020: #8 - Assassin's Creed Valhalla

Valhalla adalah salah satu game Assassin's Creed terbaik sejauh ini.

HQ
HQ

Selama beberapa waktu, seri Assassin's Creed dicap sebagai membosankan. Mereka menawarkan sebuah open world yang mudah diprediksi dengan tambahan mekanika yang terbatas. Sebagai sebuah perilisan tahunan, seri ini telah mencapai titik tidak bisa kembali. Setidaknya begitulah sebelum Ubisoft Montreal menyajikan Assassin's Creed Origins, sebuah pengalaman yang diperbarui, menawarkan pendekatan baru atas salah satu seri game paling ikonik ini. Sejak hari itu, kita cukup beruntung untuk mendapatkan Assassin's Creed Odyssey dan baru-baru ini Assassin's Creed Valhalla, yang banyak dianggap sebagai yang terbaik di antara tiga Assassin's Creed terbaru.

Valhalla berlatar di abad kesembilan dan terbagi atas dua daerah: Norwegia yang dingin dan Inggris yang lebih subur. Kisahnya berkisar tentang Eivor si Viking (yang bisa diubah gendernya kapanpun kamu mau), game ini menghadirkan cerita mengenai sebuah klan Viking yang menghadapi tantangan untuk mencari rumah baru bagi mereka di tanah yang lebih bersahabat.

Assassin's Creed ValhallaAssassin's Creed Valhalla
Ini adalah iklan:

Mengembangkan lebih lanjut sistem RPG dan formula dunia terbuka dari seri Assassin's Creed yang baru ini, Valhalla membawa cara yang lebih bebas dalam menikati dunianya, dengan tingkat interaksi yang lebih tinggi lagi. Di luar narasinya, terdapat berbagai aktivitas yang tersebar di berbagai tempat, menawarkan tantangan-tantangan baru. Ada World Events yang menggantikan side quest yang lebih linier, yang membawa kisah-kisah ringan nan unik. Bahkan dengan beberapa yang cukup aneh.

Selain itu, sistem upgrade telah diperbarui, sehingga kamu bisa membawa gear manapun yang kamu mau di sepanjang perjalanan. Tentu saja, kamu harus melakukan upgrade untuk meningkatkan kegunaan dan penampilannya. Gabungkan itu dengan skill tree yang super besar, kamu benar-benar bisa membuat Eivor milikmu seunik yang kamu suka, sesuai dengan gaya bermainmu. Itulah yang membuat Valhalla lebih menarik untuk dimainkan.

Dengan antarmuka yang lebih bersahabat serta fitur-fitur yang bisa diatur, Valhalla melampaui nama Assassin's Creed. Ia adalah kombinasi dari sebuah dunia yang beragam, berbagai moda transportasi mulai dari kuda, parkour, dan kendaraan air, ditambah lagi dengan pertarungan memikat yang mengharuskan kamu untuk menggunakan strategi dan kemampuan untuk mengalahkan lawan-lawanmu. Semua itu membuatnya menarik di setiap saat. Mengingat skala gamenya yang besar, itu adalah sesuatu yang impresif bagi kami.

Assassin's Creed Valhalla
Ini adalah iklan:

Tentu saja, Valhalla tidaklah sempurna. Terdapat beberapa bug dan sistem levelling-nya membatasi pendekatanmu atas aspek eksplorasinya. Tetapi, mengingat game Assassin's Creed sedang bertransisi ke pengalaman yang lebih RPG, seperti The Witcher 3: Wild Hunt yang hampir sempurna, Valhalla adalah bentuk seri ini yang terbaik dalam perjalanan menuju ke sana. Bagian paling menarik adalah dengan membuat alur cerita dengan akar kebali ke lini quest assassination yang merupakan sumber dari franchise ini, seri ini memiliki identitas yang jelas.

Sebagus-bagusnya Assassin's Creed Valhalla - yang benar-benar impresif, alasan kenapa ia berada di urutan kedelapan dalam daftar Game of the Year kami adalah sederet saingannya. Edisi Assassin's Creed ini mungkin yang terbaik yang pernah kami lihat, tetapi apa yang ada selanjutnya di deretan GOTY kami adalah beberapa game paling hebat di tahun ini, sehingga mungkin kamu akan menerima kenapa Valhalla berada di urutan kedelapan.

HQ
Assassin's Creed ValhallaAssassin's Creed ValhallaAssassin's Creed Valhalla

Teks terkait



Loading next content