Tahun fiskal Microsoft berlangsung dari 1 Juli hingga 30 Juni, yang berarti kuartal pertama tahun mereka berakhir pada 30 September. Kemarin, merupakan waktu untuk laporan fiskal dan Microsoft memiliki berita baik untuk dibagikan. Perusahaan ini mendapatkan pendapatan Rp642 M, yang berarti Rp290 M-nya merupakan keuntungan bersih (berarti Microsoft mendapatkan lebih dari cukup untuk membeli dua setengah ZeniMax/Bethesda dalam tiga bulan).
Pemasukan terbesar mereka adalah cloud, Office dan server namun pendapatan Windows juga meningkat sebesar 10% selama kuartal ini meski adanya kekurangan di pasar PC. Microsoft mengharapkan Windows untuk melakukan lebih baik di bulan lalu dan CEO Satya Nadella mengatakan bahwa PC kini jauh lebih penting dari sebelumnya:
"PC akan menjadi lebih penting dari sebelumnya. Ada perubahan struktural dalam permintaan PC yang muncul dari pandemi ini."
Bagaimana dengan Xbox? Microsoft mengatakan bahwa mereka "menjual lebih banyak Xbox Series S/X lebih banyak dari yang diduga, bahkan melebihi pasokan yang ada".. Peningkatan penjualan dari perangkat ini sebesar 166% dibandingkan pada kuartal yang sama di tahun lalu, dan pendapatan keseluruhan dari gaming juga meningkat sebesar 16% menjadi $3,6M, yang merupakan kuartal pertama terbaik dari Xbox.
Seperti yang diduga, kita tidak mendapatkan angka untuk Xbox Game Pass, mungkin dikarenakan baru saja diungkapkan bahwa target peningkatan sebesar 47,8% tidak tercapai selama 2021, justru hanya sebesar 37,5%. Dugaan yang masuk akal adalah bahwa Microsoft akan lebih bersedia untuk mengungkapkan nomor Xbox Game Pass setelah peluncuran Forza Horizon 5 pada bulan November dan Halo Infinite pada bulan Desember.

Sumber: DomsPlaying