Gamereactor



  •   Indonesia

Log in member
Gamereactor
Olahraga

Vuvuzelas telah dilarang oleh FIFA dari Piala Dunia 2026

Tanduk ini menjadi populer di Piala Dunia 2010, tetapi sangat kontroversial dan berpotensi berbahaya.

HQ

FIFA telah mengumumkan kode etik untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, dan penggemar telah memperhatikan bahwa vuvuzelas, klakson yang menjadi populer selama Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, telah dilarang (melalui Forbes). Klakson plastik ini menciptakan suasana yang luar biasa, tetapi juga tingkat kebisingan yang berpotensi berbahaya, yang menjelaskan mengapa telah dilarang dari Piala Dunia.

Kompetisi lain juga melarang vuvuzela, bahkan setelah para pemain mengeluh tentang suara yang mengganggu dari klakson. Vuvuzelas kembali di Piala Dunia 2018, terutama digunakan oleh penggemar Iran, dan itu kembali memicu reaksi keras dari para pemain dan penggemar.

Kekhawatiran lain tentang keberadaan vuvuzela di stadion termasuk kemungkinannya untuk digunakan sebagai senjata. Selain itu, sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa tetesan kecil yang dipancarkan dari vuvuzela dapat membuat penyakit seperti flu dan kuman pilek menjadi udara selama berjam-jam.

Akibatnya, FIFA telah melarang mereka dari kompetisi, memasukkannya ke dalam daftar hitam objek seperti sinar laser dan penunjuk, dan botol air plastik untuk alasan keamanan.

Vuvuzelas telah dilarang oleh FIFA dari Piala Dunia 2026
Carlo Kaminski / Shutterstock

Post ini memiliki tag:

Olahragasepak bolaPiala Dunia


Loading next content