Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Valve: Serangan DDoS tak dapat dihindari

Kassidy Gerber berkata bahwa hal itu tak dapat dihindari untuk game online besar, tapi developer harus berusaha melindungi pemain dan server.
Sam Bishop 25 Maret 2019

Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) telah lama digunakan di internet untuk menyerang layanan online untuk sekadar mengganggu atau bahkan membuatnya putus dari jaringan. Hal ini pernah terjadi pada Jim Sterling pada 2017 lalu setelah review-nya tentang The Legend of Zelda: Breath of the Wild, dan pernah terjadi pada game seperti CS:GO pula.

Valve pun telah angkat bicara soal itu di GDC (seperti yang dilaporkan oleh PCGamesN) di mana saat itu Kassidy Gerber mengatakan bahwa serangan-serangan ini "akan terjadi" dan mereka tak dapat terhindarkan mengingat skala dari game yang ada. Gerber bekerja di departemen infrastruktur internet Valve dan menambahkan bahwa developer "perlu meliundungi baik pemain dan server game, karena keduanya rentan terhadap serangan."

Hal ini tak hanya terjadi di Counter-Strike, tetapi juga Dota 2. Valve sendiri memiliki peralatan untuk merutekan ulang traffic, menyembunyikan alamat IP, dan lainnya.

Apa yang bisa dilakukan untuk melawan serangan DDoS?

Profil lengkap 3,892 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.