Steam pertama kali dimulai 15 tahun lalu sebagai sebuah platform kecil bagi pemain untuk membeli game. Namun, kini Steam adalah sebuah produk miliaran dolar yang memiliki 90 juta pengguna aktif bulanan dan 18,5 juta puncak pengguna bersamaan secara global.
Itulah kenapa ketika mereka merilis sebuah laporan yang memberikan kilas balik untuk tahun 2018 dan menuju tahun 2019, kami sangatlah tertarik. Lagipula, ini adalah tahun yang besar bagi mereka dengan hadirnya Epic Games Store dalam persaingan, begitu juga dengan Discord.
Mengingat besarnya traffic yang diraih oleh Steam secara konsisten, salah satu prioritas tertinggi yang mereka sebut adalah membuat toko mereka sedinamis mungkin. "Sembilan puluh juta orang mengunjungi Steam setiap bulannya, berarti toko tersebut perlu cukup dinamis untuk memenuhi minat orang yang berbeda-beda dan memberikan game dari developer baik besar maupun kecil sebuah kesempatan untuk mendapatkan pasar mereka," ujar Valve di laporan tersebut.
Selain peningkatan pada tokonya, Valve juga menyorot peningkatan pada Steam Chat merupakan titk fokus yang besar. Beberapa perubahannya adalah group chat yang ditingkatkan, sebuah friend list yang lebih fleksibel, dan sistem voice chat yang diprogram ulang, yang dapat memberikan pengguna pengalaman voice chat yang lebih berkualitas tinggi dan aman. Di samping itu, ada rencana untuk memerangi ketoksikan dengan memperkenalkan lebih banyak peralatan moderasi dan menghadirkan tim moderator penuh waktu untuk memastikan forum dan komunitas Steam secara umum tetap sehat.
Cara bermain yang lebih banyak adalah salah satu minat Steam terbesar juga. Steam Play memungkinkan pengguna untuk bermain game menggunakan apapun controller yang mereka inginkan, mulai dari controller Xbox tradisiional hingga instrumen Rockband. Versi baru dari Steam Play yang dirilis pada Agustus telah berekspansi secara luas dari 24 judul menjadi lebih dari 3.400 game sebelum pergantian tahun, memberikan pemain kebebasan bermain dengan cara apapun yang mereka inginkan. Berbagai cara yang bisa digunakan pemain dalam bermain game bisa kamu lihat di bawah ini:

Untuk masa depan Steam sendiri, ada banyak rencana baru begitu juga beberapa ekspansi dari fitur-fitur baru di 2018. Dengan memperkenalkan algoritma baru, Steam berencana untuk membuat sebuah mesin rekomendasi baru yang dapat mencocokkan pemain kepada game sesuai dengan minat mereka. Begitu juga dengan rencana untuk membuat aplikasi mobile baru yang memungkinkan pemain untuk menggunakan sistem chat yang baru di mana pun. Menggunakan teknologi yang dibuat untuk mengoptimalkan Steam Chat baru, terdapat pula rencana untuk mengubah Steam Library yang akan terjadi ke depannya. Terakhir, dengan kerja sama dengan Perfect World, Valve berencana untuk membawa layanan mereka ke Tiongkok, dengan lebih banyak detail dijanjikan dalam beberapa bulan ke depan.
Hal ini akan menjaga Valve tetap sibuk. Dengan Epic yang meramaikan kompetisi, mereka harus melakukan segala cara untuk tetap menjadi yang terdepan. Ini akan menjadi tahun yang menarik, apapun yang terjadi, dan kita akan melihat apa yang direncanakan pula oleh Epic.
Apakah perubahan-perubahan ini terlihat menjanjikan?
