Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Tak dapatkan item idaman setelah habiskan 25 juta, pria ini ancam membunuh staf Square Enix

Kantor Square Enix di Tokyo sempat memperketat keamanan, namun akhirnya sang pelaku ditangkap.
Sam Bishop 9 April 2019

Sebuah kenyataan pahit bahwa beberapa studio yang mendapat kemarahan dari gamer tak jarang mendapatkan ancaman kematian dari oknum-oknum tertentu. Setelah kejadian yang dilaporkan oleh Livedoor News ini (diterjemahkan oleh Kotaku), mungkin mereka akan berpikir dua kali untuk melakukan hal tak terpuji ini, di mana seorang berumur 25 tahun telah ditahan setelah mengirim email ancaman pembunuhan kepada Square Enix.

Laporan ini mengklaim bahwa email tersebut dikirim pada 5 Februari ke kantor developer tersebut di Tokyo. Ia mengancam akan membunuh mereka di hari esoknya dan menyuruh mereka untuk mempersiapkan diri. Hasilnya, keamanan pun ditingkatkan dan sang perawat itu ditahan pada 29 Maret, di mana akhirnya ia mengaku bahwa melakukan itu karena marah setelah menghabiskan 200.000 yen (sekitar Rp25 juta) di sebuah game tanpa mendapatkan item idamannya.

Profil lengkap 3,892 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.