Berita terbaru tentang Tajikistan. Kita sekarang tahu bahwa negara Asia itu telah mendekriminalisasi tindakan menyukai postingan media sosial yang dianggap ekstremis oleh pihak berwenang, termasuk yang mempromosikan terorisme atau kejahatan serius.
Langkah ini menyusul penuntutan bertahun-tahun, dengan lebih dari 1.500 orang dipenjara karena terlibat dengan konten terkait oposisi secara online. Pergeseran ini terjadi ketika negara itu bergulat dengan masalah keamanan, termasuk serangan militan yang terkait dengan kelompok-kelompok seperti ISIS.