Microsoft telah mengakuisisi beberapa studio game berkualitas akhir-akhir ini, seperti Inxile dan Obsidian menjadi dua terakhir yang bergabung bersama Ninja Theory, Compulsion, Playground, dan Undead Labs.
Aset-aset di atas, bersama dengan portfolio yang dimiliki oleh Microsoft, memperlihatkan pendekatan baru dari perusahaan tersebut. Tampaknya mereka ingin mengambil dominasi Sony dalam membuat game pihak pertama eksklusif yang berkualitas untuk konsol Xbox generasi berikutnya.
Salah satu bagian dari rencana, tampaknya, adalah mempersenjatai studio-studio baru ini dengan budget besar supaya mereka memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk membuat game dari "impian terliar" mereka. Demikianlah, setidaknya menurut YouTuber Boogie2988, yang mengutip pembicaraannya dengan Mike Ybarra dari Xbox.
Menurut Boogie, ia menanyakan Ybarra kenapa perusahaan tersebut mengambil begitu banyak studio di akhir siklus dari generasi ini. Inilah yang ia katakan.
"Ia [Mike] mengatakan kami pada dasarnya pergi ke perusahaan-perusahaan tersebut dan berkata, 'proyek apa yang ingin kalian buat?' Dan mereka menanyakan, 'Berapa budget kami?' Lalu ia berkata, 'Sepertinya kalian tidak mengerti, itu bukan pertanyaan kami, pertanyaan kami adalah game apa yang ingin kalian buat? Kami adalah Microsoft dan kami memiliki budget-nya, kami hanya ingin tahu game apa yang ingin kalian buat, apa mimpi terliar kalian.'"
Masuk akal jika Microsoft ingin memberi studio-studio baru mereka sumber daya untuk sukses sebesar-besarnya. Menarik untuk melihat sejauh apa studio-studio ini didukung. Apakah mereka akan diberikan dana yang mampu membuat mereka menyaingi game seperti God of War atau Spider-Man? Jika iya, maka para pemain Xbox akan bersenang-senang nanti.