Studi DNA menulis ulang apa yang kita ketahui tentang kekalahan Napoleon di Rusia
Sebuah analisis baru mengungkapkan patogen tak terduga di balik mundurnya bencana tahun 1812 dari Moskow.
Lebih dari 200 tahun setelah invasi Napoleon yang gagal ke Rusia, para peneliti telah menemukan bukti baru yang menjelaskan apa yang benar-benar menghancurkan pasukannya, semua berkat DNA dari gigi tentara Prancis.
DNA yang diekstraksi dari gigi 13 tentara Prancis yang meninggal selama mundur dari Moskow menunjukkan bahwa demam paratyphoid dan demam kambuh (bukan tifus atau demam parit, seperti yang diyakini lama) adalah salah satu penyebab utama kematian.
Studi yang diterbitkan dalam Current Biology oleh tim di Institut Pasteur di Paris (via 404 Media), memberikan bukti biologis langsung pertama bahwa penyakit yang sebelumnya tidak terduga ini berperan dalam salah satu kampanye militer paling buruk dalam sejarah.
Meskipun ukuran sampelnya kecil, temuan ini menambahkan lapisan baru pada kisah kekalahan Napoleon, menunjukkan bahwa penyakit, kelelahan, dan kondisi pembekuan bersama-sama menyegel nasib lebih dari 300.000 tentara. Apa pendapat Anda tentang temuan ini?
