Crossplay menjadi sebuah fitur yang semakin penting bagi gamer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan fitur ini, kita bisa bermain dengan pemain dari platform lain. CEO dari nWay Taehoon Kim berbicara tentang fitur ini dalam sebuah panel di PAX East (dari VentureBeat), di mana ia mengatakan bahwa Sony terus mendapat tekanan untuk berubah terkait hal ini.
"Saat ini belum selulruhnya ke sana, karena salah satu platform terbesar di luar sana, Sony, masih belum terbuka sepenuhnya. Mereka telah melakukan beberapa pengecualian dengan sedikit game seperti Fortnite dan Rocket League, tapi mereka harus menilai apakah mereka bisa mengizinkan game lain atau tidak. Mereka mendapatkan tekanan untuk membuka diri," jelas Kim.
"Orang-orang ingin bermain bersama teman mereka, dan tak semua temanmu berada di platform yang sama denganmu. Untuk bisa melakukan ini adalah hebat. Keluarga juga ingin bermain bersama. Satu hal yang kami lihat dari game seperti Vainglory dan Fortnite adalah seluruh keluarga bisa saja ingin bermain bersama, tapi tak ada yang memiliki empat PlayStation. Ayah akan bermain di iPad, satu anak di PS4, satu lagi di ponselnya. Gameplay seperti itu hanya bisa terjadi melalui crossplay."
Pada Februari lalu Shawn Layden dari Sony berkata bahwa "kami terbuka untuk bisnis" dalam hal crossplay, dan hanya membutuhkan "para penerbit dan developer yang menginginkan untuk mengizinkannya." Namun, para CEO dari Chucklefish dan Hi-Rez Studios tak setuju dengan itu berdasarkan pengalaman mereka sendiri.
Fortnite saat ini telah memiliki crossplay di PS4, tapi apakah crossplay merupakan prioritas besar bagimu?
