Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Red Dead Redemption 2

Red Dead Redemption 2

Saatnya menunggang kuda dan beraksi di petualangan epik terbaru dari Rockstar ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Di dalam hidupmu, persepsi kita tentang story-telling dan seni bisa berubah, tidak akan pernah sama lagi. Kita semua mengingat pengalaman ini dengan senyuman, di mana entah bagaimana diri kita terbentuk kembali, entah karena The Wall dari Pink Floyd, menyaksikan kota terlipat-lipat dalam Inception, atau tiba di Vice City yang penuh dengan lampu kota untuk pertama kalinya. Semua pengalaman itu sangat berharga bagi kita, dan membutuhkan para maestro sejati untuk menciptakannya. Oleh karena itulah, Rockstar memiliki tempat spesial di industri game, karena hampir semua dari kita memiliki setidaknya sebuah momen dari salah satu proyek mereka. Entah itu merampok bank di Grand Theft Auto V, menembaki bistro Saint Mark di San Andreas, atau menyelamatkan band Love Fist di Vice City.

Bagi sebagian gamer lain, melarikan diri dari kematian di atas tunggangan kuda di perbatasan AS/Meksiko dengan jutaan bintang di langit, dan lagu Far Away dari José González yang menemani perjalanan karakter protagonis kita, John Marston, merupakan salah satu momen paling mengesankan dari Red Dead Redemption original. Tentunya juga merupakan salah satu pengalaman yang mengubah cara pandang kita terhadap storytelling, karakter, dan kekuatan dari cerita digital yang dengan beruntung telah kita dapatkan.

Keberhasilan dari momen-momen tersebutlah yang membuat Rockstar ingin kembali ke dunia ala Barat ini, menggunakan momen tersebut sebagai sebuah pondasi untuk menciptakan Red Dead Redemption 2. Sebuah perjalanan untuk menjadi lebih baik, untuk mengusahakan sesuatu yang lebih agar kamu sekali lagi dapat kagum dan terpesona. Sekarang akhirnya kami dapat memberitahumu apakah pekerjaan ambisius dari Rockstar sedari bertahun-tahun lalu ini telah berhasil, apakah mereka telah sekali lagi berhasil menciptakan sebuah pengalaman mencengangkan, sebuah momen yang akan kita ingat dan membentuk ulang pengertian kita atas kemampuan dari media ini.

Red Dead Redemption 2, di satu sisi, memiliki kesamaan dengan Grand Theft Auto dan Red Dead Redemption original dari tahun 2010, tapi di sisi lain, game ini telah membuang banyak mekanika dasar dari game pendahulunya agar dapat menciptakan sesuatu yang baru dan lebih berat. Hal ini adalah awal dari sesuatu yang baru dari Rockstar, namun tetap dibuat dengan sesuatu yang sangat familiar.

Red Dead Redemption 2

Old West, Wild West, pelan-pelan menuju kepunahan. Melalui kemelorotan industri, negerimu dibangun ulang untuk tujuan yang berbeda; diperlengkapi kebutuhan yang disesuaikan dengan populasi yang lebih modern, menjadi pengusaha ketimbang menjadi korban, bergerak melakukan sesuatu ketimbang hanya mengkhayal. Penyesuaian dengan cara berpikir yang dimodernisasi adalah tanda-tanda datangnya kekuasaan pemerintah, legislatif dan hukum, dan kerangka masyarakat yang menciptakan keselamatan dan keamanan, tapi mengorbankan kebebasan yang juga dicari oleh para pemukim dari Eropa. Cara berpikir ini tidak cocok dengan Dutch Van der Linde. Ia ingin lepas dari tekanan pemerintah, dari aturan, dari lembaga, dan ia melakukannya dengan menghindar dari semua hal tersebut. Tindakannya mengantarkan para individu yang berpikiran sama untuk bergabung bersamanya di medan liar, melindungi diri mereka dari cara berpikir yang lebih modern lagi. Di sini lah kita akan bermain sebagai Arthur Morgan, kaki tangan Dutch, seorang pengawal terpercaya dan anggota geng yang setia. Morgan ditemukan oleh Dutch saat masih kecil dan dibesarkan untuk mengikuti cita-cita yang sama. Kesetiaannya tak kenal batas, tekadnya tak tergoyahkan, dan meskipun gengnya seringkali bertahan hidup dengan bersembunyi di atas penderitaan orang lain yang malang nasibnya, ia tidak menemukan banyak alasan lain untuk mempertanyakan motif dari Dutch. Bagaimanapun juga, Dutch telah mengorbankan pernikahan, anak, dan harta bendanya demi cita-cita yang juga dipegang teguh oleh Arthur tersebut.

Namun, seperti yang mungkin telah kamu duga, game ini bukanlah dongeng tentang orang-orang yang menemukan kebahagiaan dan masa pensiun yang damai. Game ini adalah tentang tragedi, seperti seharusnya. Sebuah cerita di mana kamu sangat dekat dengan impianmu, tapi tidak pernah bisa mencapainya, seperti kisah nyawa-nyawa yang hilang, perampokan yang seru, dan hubungan yang rusak di game-game Rockstar lainnya. Pertama, game ini menunjukkan hasil kerja yang baik pada pengenalan karakter-karakter lama dan barunya. Mereka tidak hanya memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan, tapi juga memiliki keterlibatan dengan Arthur, yang dengan sendirinya menciptakan sebuah alur narasi. Di tengah-teangah cerita, ada Arthur, seorang yang setia dan serius yang menghargai orang-orang yang tidak banyak basa-basi. Ia merasa bertanggung jawab atas gengnya, sama seperti Dutch. Baik itu Bill Williamson si pemabuk, Sadie Adler si genit, Hosea Matthews si bijak, atau Charles Smith si pendiam, ia melindungi semua orang ini, seperti mereka yang juga melindunginya. Di seluruh cerita, mereka bersumpah satu sama lain, berbagi momen akrab di sekitar api unggun, melakukan tindakan kejam terhadap orang lain dan minum bir bersama setelahnya. Mereka bukanlah para pahlawan, tapi kelompok ini perlahan terasa seperti satu identitas tersendiri, dengan masing-masing karakter memberikan keunikannya pada identitas tersebut.

Sangat jarang untuk sebuah game yang mengharuskan pemainnya melindungi sebuah komunitas dengan individu-individu berkepribadian berbeda di dalamnya. Sekalipun sangat mudah membedakan kelemahan dan kekuatan dari masing-masing karakter, tetap saja membuatmu merasa bertanggung jawab untuk menjaga mereka semua. Hal ini terjadi karena rentetan kata-kata cerdas pada penulisannya, yang terus menerus mengingatkanmu pada event-event yang telah lalu, serta tindak lanjut pada alur cerita pentingnya. Ini adalah sebuah narasi yang memperhatikan detail dan jarang ditemukan di manapun, bahkan game Rockstar yang lainnya pun tidak mencapai tingkat narasi seperti ini.

Red Dead Redemption 2Red Dead Redemption 2

Seiring dengan progres game, kamp akan bermigrasi ke berbagai tempat di game ini. Hal ini mengantarkan cerita dari satu aksi ke aksi lainnya, menciptakan perasaan yang melekat pada progres dan momentumnya dari awal hingga akhir. Saat kampnya menetap, kamu bebas untuk menggunakan berbagai sistem yang ada. Sementara game-game Rockstar lain menyediakanmu markas, perumahan, atau setidaknya sebuah rumah untukmu singgah, di Red Dead Redemption 2 kamu hanya memiliki tempat penampungan. Dari sini, kamu akan berinteraksi dengan setiap karakter yang ada. Mereka akan memiliki kisah unik dan menarik tiap kali kamu kembali. Kamu bisa mengkustomisasi penampilan Arthur, dari pakaian hingga sepatu, yang bisa kamu beli di seluruh dunia dalam game, dan kamu juga bisa bercukur. Rambut, kumis, dan jenggot Arthur tumbuh seperti seharusnya, artinya kamu akan melihat pangkal janggut yang tumbuh sekitar satu atau dua hari setelah kamu melakukan cukur total. Selain itu, terdapat juga mini-game yang dapat kamu mainkan dan kuasai (seperti bermain kartu atau domino). Kampnya akan berkembang dengan usaha lebih yang kamu berikan. Contohnya, jika kamu membawa beberapa hewan, mendonasikan beberapa dolar di sana sini, juru masakmu akan menyediakan makanan yang lebih baik, yang akan berdampak pada stamina. Selain itu, penghuni kamp juga akan menawarkanmu amunisi yang bisa kamu beli. Tidak hanya itu, kamu bisa menemukan upgrade untuk tenda milik tiap karakter, persediaan obat-obatan, amunisi, dan makanan di kampmu. Bahkan kamu bisa menggunakan kulit hewan untuk mengkustomisasi penampilan kamp.

Kamp ini memang merupakan sebuah mekanik, yang menyediakan sebuah motivasi sistemik untuk para pemain dan melabuhkan Arthur lebih jauh dalam dunia game melalui desain detail, seperti bercukur, makan, tidur, memotong kayu, dan memilih misi baru. Namun yang lebih penting lagi, kamp ini mengikat hubunganmu, yang telah disebutkan di atas, dengan gerombolan bandit ini. Kamp ini menjadi sangat berarti bagimu, dan lebih penting lagi - menjadi rumah dengan cara yang belum pernah dicapai oleh Rockstar sebelumnya.

Namun sesekali, bahkan orang rumahan pun harus pergi dari markas untuk menjelajah sekitar. Ketika Arthur pergi, kamu akan terpana lagi dan lagi oleh dunia game yang sangat berbeda dari yang lainnya, sebuah ruang yang sangat memukau hingga kamu tak bisa berhenti terpesona. Latarnya sangat realistis, dan tidak menyimpang terlalu jauh dari dunia dan periode sejarah yang Rockstar coba gambarkan. Walaupun demikian, dunia gamenya tetap dirancang dengan variasi estetis, dari deru sungai hingga puncak gunung yang tertimbun salju, dari gurun berdebu hingga rawa yang dipenuhi buaya. Terdapat berbagai bioma yang terdiri dari beragam jenis satwa liar, dengan perilaku dan ciri-ciri yang berbeda. Hampir semuanya bisa dijadikan sebagai tantangan berburu. Kulit hewan-hewan ini dapat dijual di berbagai kota, dan dagingnya dapat didonasikan di kamp. Satwa liarnya berlimpah, dari kawanan bison yang memakan rumput di berbagai dataran, beruang grizzly yang sedang berburu di pegunungan, dan pronghorn yang melesat keluar masuk pepohonan. Kamu bisa berburu hewan dengan panah, menemukan dan menunggangi kuda baru, dan memancing ikan di sungai dan danau untuk sturgeon dan salmon. Dunia di Red Dead Redemption 2 penuh dengan karakter, tapi yang akan mengejutkanmu adalah ketika kamu pergi keluar bersama Arthur tanpa ditemani orang lain. Selain besar, sebagian besar dunia game ini juga liar dan buas, artinya kamu akan berburu, mengumpulkan herba dan memancing di lokasi terpencil. Tempatnya berada di luar wilayah peradaban, setidaknya untuk beberapa saat, tapi kamu tidak akan pernah merasa berada di ruang kosong. Untuk dapat menciptakan hal seperti ini, sangat membutuhkan desain yang teliti, dan itu membutuhkan bakat.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Meski kamu seorang pencinta alam, tapi pada akhirnya kamu juga harus mengunjungi kota setiap kalinya. Bagaimanapun juga, Rockstar telah memperkenalkan sejumlah sistem agar kamu bisa menikmati dunia game ini. Selain itu, karena kehidupan keras di alam liar, pakaian Arthur akan kotor, staminanya akan menurun jika tidak tidur, pistolnya akan menjadi tidak nyaman digunakan jika tidak dibersihkan dengan benar. Seperti para koboi di dunia ala Barat yang sebenarnya, mengunjungi kota-kota adalah suatu keharusan, dan meskipun kedengarannya agak berlebihan, melakukan tugas-tugas di kota dan bertemu orang baru dalam prosesnya merupakan cara yang sangat fantastis untuk terjun ke periode sejarah yang menjadi latar game ini. Kamp, hutan, sungai, gunung - semuanya adalah rumahmu, dan kota-kota kecil seperti Valentine atau metropolis besar seperti Saint Denis merupakan kebutuhan, tidak terlalu diinginkan tapi harus diakui kamu akan membutuhkannya agar dapat memenuhi kebutuhan tertentu. Ketika kamu di sana, kamu dapat melakukan upgrade pada senjatamu di gunsmith, memilih bagian individu, mulai dari barrel hingga stock. Kamu dapat membayar lebih untuk melapisi senjata dengan emas, atau sekadar meng-upgrade waktu reload yang lebih cepat. Jika kamu tidak memiliki banyak uang, yang mana akan sering terjadi, pembersihan sederhana untuk senjatamu pun sudah cukup agar pistolmu tetap berfungsi dengan baik. Hotel-hotel di kota ini menawarkanmu kamar untuk disewakan, di sini kamu dapat mengembalikan stamina dan bahkan mandi. Di toko-toko, kamu bisa mendengar gosip dan beragam item yang berguna; ada juga dokter yang menjual tonik. Semua pemberhentian ini perlu kamu ingat jika kamu ingin menjadi bandit yang sepenuhnya fungsional. Hal-hal ini tidak akan pernah membuatmu bosan. Ini adalah bagian dari imersi, sekalipun istilah tersebut kurang jelas, tapi sangat cocok dalam hal ini. Ini hanya kesibukan yang imersif.

Satu hal yang pastinya menarik adalah kamu akan menemukan misi-misi di perjalanan narasi yang setidaknya berdurasi 50 jam. Para penghuni kamp, dan juga karakter-karakter baru yang kamu temui di perjalanan, akan menawarkanmu misi-misi besar dan kecil yang beragam, dari merampok hingga berburu, dari melarikan diri dari agen Pinkerton yang mematikan hingga mengajak seorang teman ke kota untuk minum. Ini adalah narasi yang cemerlang dengan momen-momen santai dan tenang di mana Arthur dan karakter lain bercakap-cakap dan menjalani hidup di depan matamu, dan aksi menegangkan di mana tiap peluru terbuat bukan hanya dari timah tapi juga dari semangat untuk bertahan hidup. Keragaman dalam game ini lebih baik dari sebelumnya, bahkan lebih baik dari GTA V, yang berdiri sebagai puncak dari misi linear dengan tempo yang pas dalam sebuah kerangka open-world. Red Dead Redemption 2 dengan sangat baik dan mengagumkan beralih dengan cepat antara sebuah pengalaman mulus dan linear dengan dunia open world. Sulit untuk menceritakan terlalu detail tanpa merampas momen mengesankannya darimu, tapi bisa dikatakan bahwa tidak akan ada dua misi yang sama.

Red Dead Redemption 2

Sebuah aspek yang menjamin variasi ini adalah rentetan situasi dari sistem yang menawarkan mekanik pada para pemain untuk berinteraksi dengan dunia game, dan bukan hanya dalam narasi di mana Arthur dapat menyapa orang yang lewat, meredakan ketegangan, atau bahkan mencopet orang, tapi juga dalam hal pertempuran. Setiap senjatanya terasa berbeda dan memiliki kelebihan masing-masing, terasa memuaskan setiap kali menembak dan melakukan reload. Rasanya berat, penuh arti, dan realistis sepenuhnya. Sama halnya dengan Arthur - ia sabar dan bergerak dengan tidak terburu-buru. Sementara pola pergerakan secara keseluruhan dan aksinya tampak lebih lambat dari yang sudah-sudah, kamu akan tiba pada situasi di mana kamu menyadari seberapa rapuhnya karakter lain yang serupa dalam mengendalikan diri mereka. Setelah skema kontrol yang lebih ringan dan responsif di Grand Theft Auto V, Rockstar kembali ke kontrol yang lebih berat, dan game-nya menjadi lebih baik karena hal tersebut.

Sebagai tambahan dari narasi utama, terdapat misi sampingan yang muncul berupa lingkaran besar pada peta. Untuk menemukan penyedia quest-nya, kamu harus memperhatikan sekitar dan menemukan petunjuk-petunjuk yang diperlukan. Tidak hanya itu, misi-misinya mungkin juga akan terbuka hanya dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitarmu. Di satu waktu, Arthur akan menemukan sebuah surat tergeletak di sebelah tempat tidurnya di kamp, dan tampaknya itu adalah surat dari mantan kekasihnya. Membaca surat ini akan membuka serangkaian misi tersembunyi, dan akan tetap tersembunyi jika Arthur tidak mengambil surat tersebut. Mekanika interaksi dengan orang asing juga hadir di game ini, dan dapat memberimu barang koleksi penting untuk ditemukan. Terdapat juga bounty untuk dikumpulkan di seluruh dunia game ini. Selain itu, salah satu penghuni kamp akan memberimu tugas untuk "membujuk" warga agar melunasi pinjaman-pinjaman mereka. Kamu akan mendapatkan imbalan berupa medali dari sebagian besar aktivitas ini, sama seperti Grand Theft Auto V. Sulit dibayangkan untuk mengumpulkan medali emas dalam Red Dead Redemption 2 di tengah banyaknya aktivitas yang dapat kamu lakukan.

Red Dead Redemption 2Red Dead Redemption 2

Di luar aktivitas yang kamu pilih, ada satu hal yang pasti - game ini adalah game terindah dan terbaik yang pernah tercipta. Itu bukanlah sebuah pernyataan yang bisa dianggap enteng. Walaupun memang terdapat banyak peningkatan secara grafis, tapi desain, keterampilan, dan atmosfer dari game ini yang membuatnya sangat berbeda. Hal-hal yang kami sebutkan ini memang agak kurang jelas maknanya, tapi bagaimanapun juga, Red Dead Redemption 2 adalah game yang memiliki konten hand-built terbanyak yang pernah diciptakan oleh Rockstar. Dan saat kamu terpaksa untuk berjelajah melalui alam liar, kamu akan berhenti, melihat dan menikmati danau kecil di tanah terbuka. Di momen-momen seperti ini, kamu dapat melihat bagaimana seorang desainer telah menempatkan setiap objek di adegan tertentu dengan sangat baik. Areanya mungkin tidak menyajikan fungsi mekanik khusus, bahkan seringnya memang tidak ada fungsi tersebut, tapi ternyata kamu tetap bisa menemukannya karena seseorang telah menciptakannya. Meskipun begitu, bukan berarti game ini hanya berisi keindahan saja tanpa ada sisi teknisnya. Animasi wajah telah dikembangkan secara drastis untuk menyajikan adegan yang lebih bisa dipercaya, animasi yang banyak menciptakan feedback mendetail yang konstan, untuk dapat dengan mengantar para pemain ke dunia game ini. Seandainya pun ada tanda-tanda negatif dalam game ini, mungkin ada pada framerate yang gagal di beberapa tempat selama permainan di PlayStation 4 Pro, tapi tidak merusak imersinya.

Bill Elm dan Woody Jackson kembali berjaya dengan soundtrack-nya yang terdiri dari 192 potongan karya musik. Musik-musiknya secara alami bereaksi pada apa yang Arthur lakukan di waktu tertentu. Walaupun bukan merupakan cara baru, tetap sangat efektif, terutama saat pukulan drumnya menandakan peristiwa deru tembak menembak yang liar, sungguh sangat mewakili atmosfer ala Barat. Selain itu, musik melankolisnya juga akan menyentuhmu pada momen-momen tragis, dan, tanpa spoiler, cukup untuk membuatmu meneteskan air mata sepanjang berlangsungnya adegan.

Kami terdengar terlalu berbelit-belit dan mengulur-ulur waktu ya, karena kalian semua tahu ke mana arah pembahasan ini. Saya sendiri, secara personal, tidak tahu, tapi gagasan itu terlintas dalam pikiran saya beberapa kali, dari waktu pertama saya duduk untuk bermain dan menghabiskan waktu selama enam jam bermain Red Dead Redemption 2 di awal bulan ini. Gagasan itu terus menerus tumbuh, dan sekarang, setelah menghabiskan berjam-jam di dunia game yang mengagumkan ini, gagasan tersebut telah berubah menjadi sesuatu yang kuat dan tak tergoyahkan. Red Dead Redemption 2 merupakan momen yang menentukan, sebuah klasik; juga merupakan poin tinggi untuk sebuah studio yang telah menyajikannya secara konstan selama beberapa dekade, dan juga merupakan puncak dari sebuah perjalanan, yang tidak hanya untuk menciptakan sebuah dunia game yang menarik dan penuh dengan konten tapi juga sebuah dunia game di mana kamu dapat betul-betul tenggelam di dalamnya. Hasilnya, saya, kami, tanpa ragu akan menyebut Red Dead Redemption 2 sebagaimana adanya, dan memang ia layak disebut sebagai - sebuah masterpiece.

Red Dead Online, bagian multiplayer dari Red Dead Redemption 2, akan diluncurkan bulan depan. Kami akan membuat review dari bagian ini secara terpisah ketika servernya sudah berjalan, jadi tunggu saja kabar berikutnya dari kami!

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
10 Gamereactor Indonesia
10 / 10
+
Imersi yang tak terkalahkan, gunplay fantastis, open world yang sangat besar, animasi yang indah, kegiatan sampingan yang sepadan.
-
Frame rate yang terhambat di beberapa tempat.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Loading next content