Putin mendapatkan kendali penuh atas internet Rusia
Sebuah undang-undang baru, yang dikenal sebagai Resolusi 1667, memberi Roskomnadzor kekuasaan luas untuk mengisolasi jaringan negara itu dari seluruh dunia.
Kami baru saja mendapat kabar bahwa pemerintah Rusia akan mendapatkan wewenang penuh untuk memutus internet negara itu dari jaringan global mulai 1 Maret 2026.
Resolusi 1667 memberikan pengawas telekomunikasi, Roskomnadzor, kontrol tak terbatas atas semua lalu lintas internet, secara efektif menempatkan operator di bawah pengawasan FSB tanpa pengawasan pengadilan.
Aturan baru memusatkan pengelolaan web Rusia, yang dikenal sebagai Runet (istilah yang mengacu pada internet Rusia), memungkinkan Roskomnadzor untuk menanggapi dugaan ancaman dengan berkonsultasi dengan FSB dan kementerian media.
Undang-undang tersebut melegalkan praktik sensor yang sudah digunakan oleh Moskow, termasuk memblokir ribuan situs web, membatasi YouTube, membatasi aplikasi perpesanan seperti WhatsApp, dan mengharuskan pembuat Telegram untuk menginstal perangkat lunak pelacakan pemerintah.
Penyensoran dan kontrol yang diperluas
Pemerintah juga telah memblokir pesan roaming dan SMS dari luar negeri, sambil bereksperimen dengan pemadaman internet sementara di beberapa daerah dengan dalih ancaman drone atau sabotase.
Banyak yang memperingatkan bahwa undang-undang tersebut secara drastis mengurangi kebebasan informasi di Rusia, menargetkan konten yang dianggap "ekstremis" oleh Kremlin, termasuk topik LGBT, LSM seperti Greenpeace, dan tokoh oposisi.
Kekhawatiran publik tumbuh, terutama di kalangan generasi muda, dengan survei menunjukkan bahwa hampir 40% dari mereka yang lahir setelah tahun 1990 menggunakan alat untuk melewati sensor, menyoroti munculnya "gelembung" informasi dan kesenjangan generasi.
