Skip to main content
Gamereactor Berita Monster Hunter Rise
Berita

Perusahaan teknologi Jepang berikan pegawainya liburan untuk bermain Monster Hunter

Di hari Monster Hunter Rise dirilis, para pegawai dari Mark-on bisa bermain seharian berkat hari libur ini.
Jonas Mäki Editor Sweden 24 Maret 2021

Di tahun 80-an, terdapat laporan bahwa pemerintah Jepang meminta perusahaan video game untuk merilis game pada akhir pekan untuk mencegah orang-orang tetap di rumah untuk bermain game, alih-alih bekerja atau sekolah. Kini kita mendapatkan sebuah cerita sejenis itu dari Huffington Post Japan.

Perusahaan Jepang Mark-on, yang bergerak di bidang VR, telah memutuskan untuk memberikan seluruh pegawainya libur ketika Monster Hunter Rise meluncur Jumat ini. CEO Masaki Hiyama menyebut ini "MonHun Day" dan menulis ke para pegawai:

"Terdapat beberapa pegawai yang mengatakan bahwa mereka ingin mengambil cuti sehari pada tanggal 26 karena mereka ingin segera memainkan MonHun, jadi kami sekalian saja melakukan ini. Kami mendapatkan kata-kata terima kasih dan apresiasi dari para pegawai atas pemberian hari libur ini."

Gaming di Jepang memang berada di level yang berbeda.

Sumber: VGC

Editor Sweden Jonas Mäki has written for Gamereactor since 2002, becoming an editor in 2007. He covers the video game industry across news, releases and the business side, with a particular interest in sales figures and where the industry is heading.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2007 · 8,852 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.