Fitur mode istirahat PlayStation telah ada selama beberapa generasi sekarang, dengan PS3 memperkenalkannya dan PS4 menjadikannya bahan pokok. Mode ini memungkinkan konsol menghemat energi sambil tetap melakukan tugas-tugas penting seperti mengunduh game atau mengisi daya pengontrol. Dengan PS5, pemain sekali lagi memiliki pilihan untuk mematikan konsol mereka sepenuhnya atau membiarkannya dalam mode istirahat. Tapi bagaimana pemain benar-benar menggunakannya?
Menurut Cory Gasaway, Vice President of Games, Products, and Player Experiences di Sony Interactive Entertainment, penggunaan power off versus rest mode hampir terbagi rata. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Game File, Gasaway mengungkapkan bahwa setengah dari pengguna PS5 mematikan konsol mereka sepenuhnya, sementara setengah lainnya lebih suka membiarkannya dalam mode istirahat untuk kenyamanan.
Meskipun mode istirahat mengkonsumsi energi minimal, mode ini menawarkan keuntungan untuk melanjutkan operasi latar belakang seperti pembaruan dan pengisian daya. Namun, tampaknya tidak semua pemain merasa perlu, terutama jika PS5 mereka tidak perlu mengunduh atau menginstal konten. Pertanyaannya tetap: apakah Anda lebih suka mematikan konsol Anda sepenuhnya atau menjaganya dalam mode istirahat?