Amerika Serikat telah memberikan kontrak penjualan militer kepada Lockheed Martin senilai hingga $ 328,5 juta untuk memasok Taiwan dengan peralatan canggih untuk angkatan udaranya, Pentagon mengumumkan pada hari Rabu. Kesepakatan itu dibingkai oleh Washington sebagai tanggapan mendesak terhadap kebutuhan pertahanan operasional Taiwan.
Menurut Pentagon, kontrak tersebut mencakup pengiriman 55 pod Infrared Search and Track (IRST) Legion Enhanced Sensor, bersama dengan prosesor dan kontainer terkait. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan deteksi dan pelacakan ancaman udara, memperkuat kesadaran situasional Taiwan.
Kesepakatan itu datang pada saat yang menegangkan di wilayah tersebut. Taiwan tetap dalam siaga tinggi setelah China melakukan latihan militer skala besar di sekitar pulau itu, mendorong Taipei untuk memantau pergerakan angkatan laut China dengan cermat. Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan telah berulang kali meningkatkan tekanan militer dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara Amerika Serikat mempertahankan hubungan diplomatik formal dengan China, mereka secara hukum berkomitmen untuk membantu Taiwan mempertahankan diri dan tetap menjadi pemasok senjata terpentingnya. Penjualan ini, bagaimanapun, merupakan sumber gesekan yang berulang antara Washington dan Beijing.
Pekerjaan di bawah kontrak Lockheed Martin akan dilakukan di Orlando, Florida, dan diharapkan berlangsung hingga Juni 2031. Kesepakatan itu juga menyusul pengumuman baru-baru ini tentang paket senjata AS senilai $ 11,1 miliar yang lebih luas untuk Taiwan, penjualan terbesar hingga saat ini, menggarisbawahi dukungan berkelanjutan Washington untuk pertahanan pulau itu.