Niantic telah memberikan tanggapan setelah ribuan pemain Pokemon Go memboikot aplikasi ini akibat perubahan jarak interaksi PokéStop dan Gym. Selama puncak pandemi, jarak interaksi ini diubah dari 40 meter menjadi 80 meter agar pemain tetap bisa mengambil hadiah dan bertarung tanpa harus bepergian terlalu jauh. Namun, karena larangan bepergian semakin melonggar, perusahaan memutuskan untuk menarik kembali perubahan ini di Amerika Serikat dan Selandia Baru.
Dalam sebuah kiriman blog, Niantic mengatakan, "Kami telah mendengar masukan Anda dengan jelas," dan memaparkan beberapa rencana untuk menanggapi kontroversi ini. Kiriman tersebut menyatakan: "Kami sedang menyusun tim internal lintas bagian untuk mengembangkan proposal yang dirancang untuk menjaga misi kami, yaitu menginspirasi orang-orang untuk menjelajahi dunia bersama, selagi tetap mengindahkan kekhawatiran terkait jarak interaksi. Kami akan membagikan hasil temuan tim khusus ini pada pergantian musim in game berikutnya (1 September)."
Untungnya, masalah ini tampaknya bisa diselesaikan dengan cepat dan senang sekali melihat Niantic berusaha mempertimbangkannya alih-alih sekadar buang muka.