EA Sports baru saja mengumumkan game hoki mereka untuk musim mendatang. Salah satu poin utama NHL 22 adalah perpindahan dari Ignite engine ke Frostbite engine setelah bertahun-tahun, yang digunakan di game FIFA dan Madden mereka.
Ini berarti perombakan grafis besar-besaran untuk melengkapi peluncuran game ini ke platform baru. Engine baru ini memberikan penampilan lebih tajam bagi player, penonton, dan bahkan esnya, tapi penambahan grafis paling menonjol adalah grafis AR baru, yang menampilkan status dan informasi kepada, misalnya, es. Beberapa peningkatan grafis ini tidak akan tersedia di generasi konsol sebelumnya.
Terkait gameplay, upgrade yang paling menonjol adalah penambahan Superstar-factor dan X-factor ke sebuah regu pemain. Faktor-faktor tersebut adalah kemampuan khusus yang bisa digunakan sepanjang game dalam semua mode game. Sebagai contoh, Auston Matthews dari Toronto Maple Leaf memiliki X-Factor bernama "Shock & Awe" yang memungkinkan pemain melakukan gerakan deke (tipuan) khusus dan mendapatkan wrist shot (tembakan menggunakan pergelangan tangan) setelahnya. Setidaknya 100 pemain dijanjikan memiliki X-factor, termasuk para penjaga gawang.
Faktor-faktor tersebut juga akan hadir di Be a Pro. Di dalam mode tersebut, atlet yang dibuat pemain bisa mendapatkan Superstar dan X-Factor sepanjang perjalanan game. Cerita di Be a Pro juga digadang-gadang lebih dinamis dari sebelumnya, untuk melengkapi penambahan fitur faktor. Semua mode game lain juga akan mendapatkan sejumlah fitur baru, yang akan dijelaskan lebih dalam kelak.
NHL 22 akan dirilis di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series consoles pada tanggal 15 Oktober, 2021. Sayangnya, sepertinya tidak ada pilihan untuk cross-play antara platform berbeda, tetapi data permainan bisa ditransfer dari satu platform ke platform lainnya.

