Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Microsoft hampir rampung membeli Activision Blizzard

Tahun lalu, Microsoft banyak mendapat pemberitaan saat membeli Bethesda, tetapi Phil Spencer selaku pimpinan Xbox beserta jajaran timnya tidak ragu mengabarkan bahwa mereka akan membeli lebih banyak lagi perusahaan. Walau akhir-akhir ini Sony lah…
Jonas Mäki Editor Sweden 18 Januari 2022

Tahun lalu, Microsoft banyak mendapat pemberitaan saat membeli Bethesda, tetapi Phil Spencer selaku pimpinan Xbox beserta jajaran timnya tidak ragu mengabarkan bahwa mereka akan membeli lebih banyak lagi perusahaan. Walau akhir-akhir ini Sony lah yang lebih aktif menginvestasikan uang di dunia gaming, tapi hari ini Microsoft tidak mau ketinggalan.

Microsoft telah mengumumkan bahwa mereka hendak membeli Activision Blizzard. Dalam praktiknya (seperti Bethesda sebelumnya), ini berarti kesepakatannya belum final karena harus disetujui oleh sejumlah lembaga di AS dan internasional.

Di Xbox Wire, Phil Spencer menulis:

"Selama berdekade-dekade, studio dan tim yang membentuk Activision Blizzard telah menjadi sumber kebahagiaan dan rasa hormat bagi miliaran orang dari seluruh dunia. Kami sangat gembira mendapat kesempatan bekerja sama dengan orang-orang mengagumkan, berbakat, berdedikasi dari seluruh jajaran Activision Publishing, Blizzard Entertainment, Beenox, Demonware, Digital Legends, High Moon Studios, Infinity Ward, King, Major League Gaming, Radical Entertainment, Raven Software, Sledgehammer Games, Toys for Bob, Treyarch dan semua tim dari Activision Blizzard.

Hingga transaksi ini rampung, Activision Blizzard dan Microsoft Gaming akan terus beroperasi secara independen."

Ini berarti serial seperti Call of Duty, Crash Bandicoot, Tony Hawk, Guitar Hero, Spyro, Sekiro, dan lainnya akan menjadi milik Microsoft, begitu pula serial Blizzard seperti semua game terkait Warcraft, Diablo, Overwatch, dan banyak lainnya. Developer game mobile King (Candy Crush) juga akan menjadi pengembang Microsoft.

Apa arti akuisisi ini bagi Activision Blizzardas dan Bobby Kotick, eksekutif Microsoft yang saat ini sedang diterpa masalah, masih belum diketahui hingga kesepakatannya beres.

Editor Sweden Jonas Mäki has written for Gamereactor since 2002, becoming an editor in 2007. He covers the video game industry across news, releases and the business side, with a particular interest in sales figures and where the industry is heading.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2007 · 8,852 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.