Skip to main content
Gamereactor Berita Destiny
Berita

Microsoft dan Sony sempat inginkan Destiny sebagai eksklusif mereka

Pada akhirnya Destiny jatuh ke pangkuan Activision.
Jonas Mäki Editor Sweden 4 Mei 2021

Setelah membuat Halo: Reach, Bungie bukanlah developer pihak pertama Microsoft lagi, dan proyek pertama mereka sebagai developer independen adalah Destiny. Waktu itu, Activision menjadi penerbitnya, tetapi hal itu bisa sangat berbeda.

Pada acara online GamesBeat Summit 2021, eks komposer Bungie Martin O'Donnell (paling dikenal atas soundtrack Halo epik dari buatan Bungie) memiliki sejumlah fakta menarik untuk dibagikan. Ia mengatakan bahwa Microsoft dan Sony sempat menginginkan kesepakatan eksklusif untuk game tersebut, dan hal itu hampir terjadi dengan salah satu dari mereka.

Namun, pada akhirnya, mereka ingin memiliki IP Destiny, dan hal itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan. Itulah mengapa Activision pada akhirnya yang menerbitkan game itu, karena mereka tidak meminta hak cipta Destiny.

Sumber: GameRant

Editor Sweden Jonas Mäki has written for Gamereactor since 2002, becoming an editor in 2007. He covers the video game industry across news, releases and the business side, with a particular interest in sales figures and where the industry is heading.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2007 · 8,852 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.