Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
berita
Death Stranding

Lebih dari setengah tim Death Stranding datang dari Konami

Melihat dari kredit, terungkap seberapa banyak bantuan yang didapatkan Kojima dari Guerrilla Games, Insomniac, dan developer lainnya pula.

Death Stranding dari Kojima Productions telah meluncur, dan sepertinya banyak anggota tim yang mengerjakan game ini datang dari Konami, karena Video Games Chronicle telah melaporkan bahwa tim yang terdiri dari 120 orang ini, termasuk di antaranya 67 orang yang bekerja di studio Kojima di Konami, dengan 62 pernah mengerjakan Metal Gear Solid V: The Phantom Pain bersamanya dulu.

Rincian ini datang dari kredit game, dan presiden baru studio - Shinji Hirano - juga seorang presiden divisi dan eksekutif di Konami. Bahkan, hampir semua posisi top desain dan art adalah staf yang mengerjakan Metal Gear, dengan rekrutan terbaru tertuju pada pemrograman.

Selain itu, developer Guerrilla Games juga membantu di Death Stranding, termasuk 40 engineer. Programmer terkemuka game Horizon Zero Dawn, Tommy De Roos, programmer utama Frank Compagner, dan direktur teknis Michiel van der Leeuw termasuk di antara nama-nama tersebut, dan direktur art Jan-Bart Van Beek, lead environment artist Kim Van Heest, dan technical art director Maarten van der Gaag juga membantu.

Beberapa motion capture dan studio pendukung CGI juga membantu, seperti halnya Insomniac, Bend Studio, dan "mitra pendukung" lainnya.

Untuk lebih lanjut tentang Death Stranding, pastikan untuk memeriksa ulasan kami.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Death Stranding

Teks terkait

Death StrandingScore

Death Stranding

REVIEW. Ditulis oleh Sam Bishop

Paket misteri dari Kojima Productions akhirnya tiba untuk dilihat dunia dan ternyata tak seburam yang kita kira.



Loading next content