Temperatur tinggi adalah masalah series bagi banyak laptop. Ini tidak hanya menghasilkan jangka hidup yang pendek bagi komputer, tetapi juga mengurangi kecepatan kompur dalam bekerja. Pada akhirnya, hal ini akan menghasilkan FPS yang rendah di game favoritmu.
Dalam sebuah pengumuman di blog mereka, Asus mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah metode yang telah dipatenkan, yaitu menggunakan logam cair dalam skala industri pada produk-produk mereka. Ini membuat mereka unggul karena logam cair adalah konduktor panas yang lebih hebat, tetapi juga sulit untuk diatur, terutama untuk proses terotomatisasi.
Teknik ini sudah digunakan pada laptop ROG keluaran 2020 dengan CPU Intel 10th gen, dan Asus mengklaim ini akan menurunkan temperatur 10-20 derajat pada CPU, memberikannya keunggulan suhu besar terhadap kompetitor.
