Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Laporan: WWE sedang mendiskusikan perpindahan franchise ke EA

Selama sekitar dua dekade, developer Jepang Yuke telah membuat game-game utama WWE. Pertama dengan THQ sebagai publisher dan kemudian dengan 2K Games sejak WWE 2k14. Namun, yang terakhir belum pernah benar-benar menghasilkan game yang…
Jonas Mäki Editor Sweden 9 Maret 2022

Selama sekitar dua dekade, developer Jepang Yuke telah membuat game-game utama WWE. Pertama dengan THQ sebagai publisher dan kemudian dengan 2K Games sejak WWE 2k14. Namun, yang terakhir belum pernah benar-benar menghasilkan game yang bagus. Sebaliknya malah, dan ketika Yuke dicopot dari proses pengembangan, kualitasnya turun semakin jauh. WWE 2K20 begitu jelek sampai-sampai sekuelnya, WWE 2K21, dibatalkan sama sekali.

Sekarang Fightful melaporkan bahwa WWE mulai berunding dengan EA dan mempertimbangkan untuk memindahkan franchise gulat itu ke publisher baru:

"Berbagai sumber menyatakan bahwa WWE sudah memulai diskusi dengan EA soal membawa lini game WWE ke salah satu publisher game papan atas dunia."

WWE 2K22 baru saja rilis setelah sempat tertunda, dan jika dinilai dari kesan-kesan awal, tampaknya game ini jauh lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. Belum tahu apakah ini cukup untuk membuat WWE bertahan dengan 2K. Jika tidak, bisa jadi game ini menjadi bagian dari seri EA Sports sebagai gantinya.

Editor Sweden Jonas Mäki has written for Gamereactor since 2002, becoming an editor in 2007. He covers the video game industry across news, releases and the business side, with a particular interest in sales figures and where the industry is heading.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2007 · 8,852 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.