Menjelang akhir tahun 2024, data dari Steam menyoroti preferensi gamer untuk kecepatan prosesor. CPU dalam kisaran 2,3 GHz hingga 2,69 GHz tetap menjadi yang paling populer, memegang 22,23% pasar, meskipun mereka mengalami sedikit penurunan sebesar 0,23%. Demikian pula, CPU 2,7 GHz hingga 2,99 GHz, yang menyumbang 10,98%, juga mengalami penurunan kecil sebesar 0,27%. Terlepas dari penurunan ini, kecepatan clock kelas menengah terus mendominasi, memenuhi berbagai kebutuhan game.
Yang sedang naik daun adalah prosesor berkinerja lebih tinggi. CPU dengan clock 3,3 GHz hingga 3,69 GHz mengalami pertumbuhan terbesar, meningkat 0,35% menjadi 14,91%. Sementara itu, mereka yang memiliki kecepatan 3,7 GHz ke atas tumbuh sebesar 0,24%, mencerminkan pergeseran ke arah sistem berkinerja tinggi. Rentang yang lebih rendah, seperti di bawah 1,4 GHz dan 1,5 GHz hingga 1,69 GHz, hanya menunjukkan pertumbuhan marjinal, menandakan relevansinya yang berkurang dalam pengaturan game modern.
Tren ini menunjukkan bahwa para gamer berinvestasi dalam CPU yang lebih kuat untuk menangani tuntutan game yang semakin canggih. Seberapa penting kecepatan CPU dalam pengalaman bermain game Anda? Apakah sudah waktunya untuk meningkatkan untuk mengikuti judul-judul terbaru?
