Israel telah menghentikan aliran bantuan ke Gaza, mengintensifkan ketegangan atas gencatan senjata yang telah berlangsung selama enam minggu tetapi sekarang berada di titik puncak.
Karena kedua belah pihak tetap bercokol dalam posisi mereka, Israel bersikeras bahwa Hamas harus membebaskan semua sandera sebelum pembicaraan damai dapat bergerak maju, sementara Hamas menuntut pergeseran ke fase berikutnya dari gencatan senjata.
Dengan negosiasi yang berlarut-larut dan kekerasan mendidih, keseimbangan gencatan senjata yang rapuh bisa segera runtuh. Kemungkinan konfrontasi lebih lanjut membayangi besar karena kedua belah pihak berpegang teguh pada tuntutan mereka. Untuk saat ini, masih harus dilihat bagaimana situasinya akan terungkap.