Islandia melaporkan keberadaan nyamuk untuk pertama kalinya... Mengapa ini menjadi berita utama?
Pekan ini, Islandia mencatat keberadaan serangga di dalam perbatasannya untuk pertama kalinya dalam sejarah negara Nordik itu.
Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Islandia telah melaporkan keberadaan nyamuk. Mengapa ini menjadi berita utama? Nah, penjelasan sederhananya: peristiwa tersebut menarik perhatian global sebagai tanda perubahan iklim planet ini.
Institut Ilmu Pengetahuan Alam Islandia mengkonfirmasi pada hari Senin penemuan tiga nyamuk Culiseta annulata, spesies asli Eropa dan mampu bertahan hidup di lingkungan dingin. Serangga itu ditemukan awal bulan ini di sebuah peternakan di Kjós.
"Saat senja tanggal 16 Oktober, saya melihat seekor lalat aneh," Hjaltason mengatakan kepada penyiar Islandia RUV. "Saya segera curiga apa yang sedang terjadi dan dengan cepat mengumpulkannya." Pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa ketiga spesimen itu memang nyamuk, yang pertama untuk pulau Nordik.
Para ilmuwan percaya nyamuk mungkin telah tiba melalui barang dan beradaptasi dengan suhu Islandia yang lebih ringan. Namun, jika Anda tinggal di sana, Anda bisa damai. Meskipun spesies ini diketahui menggigit, ia tidak menularkan penyakit apa pun yang diketahui di Eropa utara.
Namun, penemuan ini menggarisbawahi tren yang lebih luas: ketika suhu global meningkat (dan Arktik menghangat lebih dari dua kali tingkat global) spesies serangga baru memperluas jangkauan mereka ke utara. Apa pendapat Anda tentang ini? Beri tahu kami di komentar di bawah.

