Skip to main content
Gamereactor Berita The Division 2
Berita

Inilah perubahan dari mode Dark Zones di The Division 2

Kami mengobrol dengan creative director dari game tersebut mengenai perubahan-perubahan apa saja yang terjadi pada Dark Zones.
Eirik Hyldbakk Furu Editor-in-Chief Norway 18 Januari 2019

Kami tak hanya cukup beruntung bisa bermain selama beberapa jam di Dark Zones dari The Division 2 ketika kami mengunjungi Massive, tetapi kami juga sempat berbincang-bincang dengan creative director dari game tersebut, Julian Gerighty. Pertanyaan paling jelas dari kami adalah tentunya apa saja perbedaan fitur tersebut di sekuel ini. Jawabannya adalah: banyak.

"Pada peluncuran, kami akan menghadirkan tiga Dark Zones berbeda. Berlokasi di timur, selatan, dan barat dari peta. Itu merupakan sebuah keuntungan bagi kami karena hal ini memungkinkan kami untuk bereksperimen dengan berbagai kondisi, cerita yang berbeda-beda, dan gaya gameplay yang berbeda," ujar Gerighty kepada kami.

"Karena Dark Zones East, yang berlokasi di sekitar Union Square, adalah tempat yang terbuka, kamu harus bermain dengan cara tertentu. Dark Zones South - interior, gedung pemerintah yang besar. Gameplay interior, ini akan jadi keren. Dark Zone West, di sekitar Georgetown - merupakan area mewah dan kaya dari Washington DC. Semuanya merupakan rumah-rumah bergaya Eropa, gang-gang kecil, dan ruang yang lebih sempit. Jadi setiap tempat memberikan pemain sebuah kesempatan untuk bermain dengan gaya berbeda."

Ia juga menjelaskan bagaimana mereka "menormalkan" Dark Zones, yang pada dasarnya berarti menetralkan kekuatan level dari equipment dan pemain untuk menghadirkan arena bermain yang setara. Tapi jangan takut untuk memanfaatkan build yang kamu miliki, karena fase akhirnya memungkinkan kamu untuk memasuki Dark Zones yang sudah dikuasai dan menghilangkan batasan-batasan ini. Kamu bisa mempelajari lebih jauh melalui wawancara lengkapnya di bawah ini.

Editor-in-Chief Norway Eirik Hyldbakk Furu wrote for Gamereactor from around 2015 to 2026, first as news editor and from 2022 as editor-in-chief of the Norwegian edition. He covered video games across news, previews and reviews for both the Norwegian and international sites.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2015 · 1,923 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.