EA telah mengungkapkan laporan finansialnya untuk kuartal ketiga dari tahun fiskal mereka yang berakhir pada 31 Desember. Di sini kita dapat melihat bahwa FIFA telah melayani perusahaan tersebut dengan baik sebagai sebuah franchise, meski EA mengalami tahun yang sulit.
"Industri video game terus tumbuh sepanjang tahun yang penuh dengan kompetisi intens dan perubahan transformasional," ujar CEO Andrew Wilson. "Q3 merupakan kuartal yang sulit bagi Electronic Arts dan kami tidak bekerja sesuai ekspektasi kami. Kami kini menggunakan kekuatan dari perusahaan kami untuk mempertajam eksekusi kami dan fokus pada menghadirkan game baru yang hebat dan layanan jangka panjang untuk pemain-pemain kami. Kami sangat bersemangat tentang Apex Legends, peluncuran Anthem yang akan datang, dan barisan pengalaman baru yang akan kami hadirkan ke komunitas global kami di tahun fiskal depan."
R&D (research and development) juga mendapatkan fokus, menurut COO dan CFO Blake Jorgensen, yang juga menantikan Anthem dan masa depan dari Apex Legends yang baru saja dirilis dan telah meraup 2,5 juta pemain hanya dalam 24 jam menurut sesi tanya jawab di pertemuan laporan pendapatan mereka.
Kami juga mendengar mengenai "pengalaman terkait Titanfall" yang akan dikembangkan, begitu juga dengan Need for Speed dan Plants vs. Zombies baru. Star Wars Jedi: Fallen Order juga disebut sebagai salah satu game yang akan hadir sebagai portofolio mereka.
Penjualan bersih dari produk yang dijual baik secara digital maupun fisik selama 12 bulan ke belakang adalah USD3,577 miliar (sekitar Rp50 triliun), yang naik 6% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, FIFA 19 menjadi game terlaris di Eropa pada tahun 2018.
Seperti yang dilaporkan oleh Investor's Business Daily, saham EA menurun tajam menyusul laporan "kuartal yang sulit" ini dan tak berhasil memenuhi harapan. Namun, berdasarkan perkiraan EA sendiri bahwa kuartal ini - yang berakhir pada 31 Maret - pendapatan bersih diperkirakan akan mencapai USD1,164 miliar, dengan net booking sekitar USD1,170 miliar.
Pada akhir bulan lalu, kami melaporkan bahwa EA telah mencabut EA Points yang dijual di Belgia sebagai bagian dari hukum Belgia yang secara gamblang tak disetujui oleh Andrew Wilson.
Apakah menurutmu ini merupakan saat yang tepat bagi Apex Legends untuk meluncur, mengingat performa EA?
