Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Gugatan class action diajukan terhadap controller PS5

Tuntutan ini dilakukan oleh sebuah firma hukum di AS.
Jonas Mäki Editor Sweden 15 Februari 2021

Sumber: Eurogamer

Minggu lalu kami sempat menyampaikan bahwa ada beberapa laporan yang mulai muncul tentang controller PlayStation 5 yang terkena masalah drifting, yang artinya stik analog mengirimkan sinyal tanpa disentuh. Joy-Con dari Nintendo Switch juga dikenal mengalami banyak masalah ini, dengan Microsoft juga mengalami masalah yang sama, meskipun tidak begitu kentara.

Kini firma hukum dari Pennsylvania, AS, bernama Chimicles Schwartz Kriner & Donaldson-Smith telah memutuskan untuk menindaklanjuti hal ini setelah meriset masalahnya. Mereka mengajukan gugatan Class Action terhadap controller PlayStation 5, yang mereka sebut sebagai "cacat" dan mengklaim Sony mengetahui hal ini tetapi tetap merilisnya.

"Secara spesifik, controller DualSense yang digunakan untuk mengoperasikan PS5 berisi sebuah kecacatan yang menyebabkan karakter atau gameplay bergerak di layar tanpa perintah pengguna atau operasi manual dari joystick.

Kecacatan ini sangat mengganggu gameplay, sehingga mengkompromi fungsi utama DualSense," demikian pernyataan mereka.

Pelayanan pelanggan Sony yang diduga kurang dalam hal ini juga disebutkan menjadi salah satu masalah. Ada banyak pelanggan yang mengantre dan kurangnya pilihan untuk perbaikan. Maka dari itu, mereka menginginkan diadakannya pengadilan dan uang ganti rugi. Saat berita ini ditulis, Sony belum berkomentar tentang hal ini.

Editor Sweden Jonas Mäki has written for Gamereactor since 2002, becoming an editor in 2007. He covers the video game industry across news, releases and the business side, with a particular interest in sales figures and where the industry is heading.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2007 · 8,852 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.