Dua hari yang lalu, editor Venture Beat Jeff Grubb mengungkapkan bahwa dia telah mendengar soal diakuisisinya sebuah perusahaan video game besar. Walau kita tahu Grubb sudah terbukti sebagai orang dalam, dia tidak dikenal sebagai sumber bocoran yang selalu benar. Akan tetapi, sekarang sumber sangat tepercaya telah menyokong sebagian klaim Grubb.
Ialah produser dan penyelenggara The Game Awards Geoff Keighly, dengan koneksi bagusnya dalam semua perusahaan video game besar dan jarangnya gosip semata yang ia sebarkan, yang menulis tweet ini kemarin:
"Sudah dengar dari lebih dari satu orang: Seperti yang mungkin telah kamu duga, ada beberapa kesepakatan video game besar lainnya dalam tahapan akhir negosiasi. Ini akan menjadi tahun yang menarik!"
Bahkan tanpa mengharapkan sesuatu sebesar Activision Blizzard (mengingat langkah berikutnya berarti membeli Nintendo atau PlayStation), masih ada beberapa publisher yang dapat kami bayangkan semanis madu bagi seekor lebah. Capcom, hak atas video game Konami, Sega, Square Enix, dan Warner Bros. Interactive Entertainment termasuk hak untuk membuat game DC misalnya.
Semua itu kemungkinan akan terjual untuk harga yang tepat, dan kami juga bisa membayangkan beberapa studio game smartphone pun dianggap menarik. Jika Amazon suatu hari berniat menjadi petanding serius dalam dunia video game, mereka perlu meningkatkan usaha mereka. Dan mungkin Facebook juga tidak mustahil sebagai pembeli setelah kesuksesan versi realitas virtual (virtual reality) Resident Evil.