Facebook telah terpaksa menhentikan penjualan Oculus Quest 2 untuk sementara setelah terungkap kabar bahwa headset tersebut telah mengakibatkan iritasi kulit bagi sejumlah penggunanya. Dari sekarang hingga 24 Agustus, headset tersebut tidak akan bisa dibeli sampai produknya mencapai standar badan US Consumer Product Safety Commission (CPSC). Untuk membantu mengatasi masalahnya, perusahaan tersebut telah menarik kembali produknya dan akan menyediakan bungkus silikon baru untuk setiap unit.
Pernyataan resmi yang dirilis oleh Facebook (dan bisa dilihat di sini) berbunyi: "Bungkus silikon baru tersebut akan melapisi antarmuka busa bagian wajah Quest 2 yang dapat dibongkar-pasang dan mulai 24 Agustus, semua headset Quest 2 akan termasuk bungkus silikon dalam setiap kemasan."
Tindakan ini merupakan tindak lanjut setelah sebuah investigasi yang dimulai Facebook di bulan April dalam upaya menyelesaikan masalahnya. Dalam sebuah blog terdahulu, pihak Facebook menyatakan: "Setelah mengadakan sebuah investigasi komprehensif ke dalam masalah ini, kami tidak menemukan bahan kontaminan atau bahan tidak terduga lainnya dalam proses manufaktur kami. Kami telah mengidentifikasi sedikit bahan kelumit yang hadir dalam proses manufaktur normal kami yang bisa mengakibatkan ketidaknyamanan pada kulit, dan walau tingkat kandungnanya masih di bawah standar industri, kami mengganti prosesnya untuk menurunkannya lebih lanjut demi berhati-hati."