Skip to main content
Gamereactor Berita
Berita

Creative director Ghostwire Tokyo mendirikan studionya sendiri setelah mengundurkan diri akibat stres

Ikumi Nakamura akhirnya membagikan alasannya undur diri dari Tango Gameworks dan rencana berikutnya.
Eirik Hyldbakk Furu Editor-in-Chief Norway 25 Maret 2021

Walaupun ia membuat sejumlah game ternama seperti Okami, Bayonetta dan The Evil Within, nama Ikumi Nakamura tidak begitu dikenal di luar kalangan pengamat industri game, setidaknya sebelum Juni 2019. Tapi saat itu Nakamura-san naik ke panggung Bethesda di E3 2019 dan mengumumkan Ghostwire Tokyo dengan daya tarik yang memikat seluruh dunia. Sayangnya, kemunculannya menjadi semakin mengejutkan saat ia undur diri dari Tango Gameworks tiga bulan kemudian. Ia tidak menyebutkan alasannya, tapi faktanya ia lalu mengunjungi studio seperti Santa Monica Studios dan PlatinumGame setelah ia mengundurkan diri, menandakan ia tidak bermaksud meninggalkan industri ini. Tapi kini kita tahu alasannya undur diri sekaligus rencananya berikutnya.

Rekan-rekan di kanal Cutscenes di YouTube baru saja merilis dokumenter mini berdurasi 17 menit mengenai karir Nakamura-san, dan kisahnya sungguh mengagumkan. Namun, bagian terpenting bagi kalian yang tidak berminat mengetahui kreator di balik game-game favoritmu, kita juga tahu bahwa ia meninggalkan Tango Gameworks dan Ghostwire Tokyo karena ia sakit untuk sekian lama dan sepertinya merasa tekanan pengembangan game merupakan sebagian penyebabnya. Salah satu alasan di balik tur studio yang ia lakukan adalah mempelajari cara membangun lingkungan kerja yang baik. Kelihatannya ia banyak belajar, karena kini ia telah mendirikan studio kecil miliknya sendiri dan tengah mengerjakan karya barunya. Kita belum tahu rencana persisnya terkait game tersebut, tapi gamenya akan berisi dark humour dan ia mengharapkan kesetaraan gender sepenuhnya di studio tersebut. Hal-hal ini, filosofi Nakamura-san secara umum, dan kemampuan artistiknya, sudah cukup untuk membuat saya tertarik. Jadi, perlahan saja, Nakamura-san.

Editor-in-Chief Norway Eirik Hyldbakk Furu wrote for Gamereactor from around 2015 to 2026, first as news editor and from 2022 as editor-in-chief of the Norwegian edition. He covered video games across news, previews and reviews for both the Norwegian and international sites.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2015 · 1,923 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.