Co-founder dan CEO dari Twitter Inc., Jack Dorsey, telah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan perusahaan tersebut setelah menjadi bagian semenjak 2006. Dikenal sebagai pendiri dari jaringan sosial raksasa tersebut, Dorsey dengan jelas menyampaikan tujuannya dalam sebuah email internal yang ia bagikan kepada seluruh pengikutnya di platform tersebut.
"Setelah hampir 16 tahun mengambil peran di perusahaan ini.. Dari co-founder menjadi CEO ke Chair lalu Exec Chair ke interim-CEO hingga CEO.. Saya putuskan ini waktunya untuk pergi. Kenapa?
Banyak perbincangan mengenai pentingnya sebuah perusahaan yang "dipimpin pendiri". Namun akhirnya saya percaya bahwa ini sangat membatasi dan salah satu titik kegagalan. Saya bekerja keras untuk memastikan perusahaan ini bisa terlepas dari pendirinya. Ada 3 alasan kenapa saya yakin sekarang waktu yang tepat".
Dorsey lalu melanjutkan dengan menjabarkan ketiga alasan tersebut dan memberitakan bahwa Parag Agrawal yang akan menjadi CEO baru penggantinya sebagai alasan utamanya karena mempercayakan Agrawal secara penuh.
Selain itu Bret Taylor menyetujui untuk menjadi board chair sebagai alasan lainnya, dengan mengatakan, "dengan Bret mengisi posisi kepemimpinan memberikan saya keyakinan akan kekuatan dari board untuk meneruskan ini".
Yang terakhir, ia percaya akan ambisi dan potensi dari seluruh tim dengan mengatakan " Saya mempercayakan ini sepenuhnya!"
Untuk alasan dari Dorsey meninggalkan perusahaan dan tidak menetap sebagai anggota dari board misalnya, Dorsey menjelaskan, "Saya percaya pentingnya perusahaan untuk bisa berdiri sendiri, bebas dari pengaruh atau arahan pendirinya".