Skip to main content
Berita

Capcom utamakan kualitas game dibandingkan penjualannya

"Lebih baik sebuah game yang mendapat nilai 9 dan tak terlalu laku daripada 6 dan lebih laku."
Arya W. Wibowo 8 Agustus 2018

Pada wawancara yang sama, keduanya juga membahas fokus mereka sebagai penerbit dalam meluncurkan game pada bulan Januari, di mana jadwalnya tak terlalu dipadati game AAA lain.

Setelah kesuksesan dari Resident Evil 7: Biohazard dan Monster Hunter World, Capcom tampaknya sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini ditambah pula dengan reaksi bagus dari Resident Evil 2 Remake yang mencuri perhatian banyak orang di E3 tahun ini.

Kondisi positif ini tak lain merupakan hasil dari evolusi filosofi perusahaan, sesuatu yang baru-baru ini didiskusikan oleh duo Capcom Stuart Turner dan Antoine Molant, di mana kini penekanan ada pada peningkatan kualitas dan penempatan waktu rilis yang tepat.

"Meskipun kami punya pemegang saham yang harus dipuaskan, tapi ini bukan hanya soal performa komersial," COO Capcom Eropa Stuart Turner berkata kepada GamesIndustry. "Ada sebuah elemen artistik yang harus dipertimbangkan untuk mengetahui bahwa inilah jalan yang benar. Walaupun jika kami bandingkan angka dari RE7 dan RE6 mereka tak sama dalam hal keuntungan, hal ini benar-benar tak mengapa. Secara internal, ia memenuhi persyaratan kami. Ia benar-benar diterima dengan baik. Dan dalam beberapa hal, mendapatkan skor review sangat baik merupakan hal yang sama pentingnya dengan penjualan berjuta-juta. Menurut kami, lebih baik sebuah game yang mendapat nilai 9 dan tak terlalu laku daripada 6 dan lebih laku."

Marketing director EMEA Antoine Molant menambahkan, "Kami tak terlalu fokus pada penjualan hari pertama untuk akhir-akhir ini. Kami lebih melihat dalam jangka waktu lebih panjang. Dan dalam hal itu, RE7 memiliki performa yang luar biasa. Bahkan hingga sekarang, setelah dua tahun, ia masih menjadi game flagship bagi VR. Hal ini membantu penjualan game tersebut."

"Kami tahu game dan audiens kami, dan kami tahu daya tarik kami, kami juga tahu apa yang kompetitor kami coba untuk lakukan. Kami tak akan melawan perusahaan-perusahaan yang menggelontorkan puluhan juta untuk marketing. Kami, dalam beberapa hal, adalah penerbit butik, dan waktu rilis Januari cocok dengan kami," Turner berkata kepada situs tersebut.

"Ada keuntungan yang bisa didapatkan jika rilis sebelum Natal, tapi ada pula risikonya. Dan secara budaya, kamu bisa bilang, sebagai penerbit Jepang kami ingin menghindari risiko daripada harus bertaruh untuk mendapatkan kesuksesan besar. Tapi ini bukan berarti kami tak akan berkata: 'Hey, untuk Monster Hunter berikutnya mari kita rilis pada momen Natal.' Tapi untuk sekarang Januari memiliki risiko rendah dan imbalan yang tinggi, dan kami mulai melihat penerbit lain di (dalam posisi) sana."

Molant lalu menambahkan," Setidaknya kami tidak menyasar 22 Februari."

Maksud dari tanggal tersebut merupakan referensi dari hari yang padat bagi para retailer dan gamer, di mana ada Metro Exodus, Days Gone, Crackdown 3, dan Anthem yang akan meluncur pada hari itu. Dan ya, 22 Februari tampaknya adalah tanggal yang sebaiknya dihindari kalau kamu tidak ingin dibantai para penerbit kaya.

Profil lengkap 1,438 artikel diterbitkan
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.