Seperti apa yang kami laporkan kemarin, Sony membuat semua orang terkejut dengan mengumumkan bahwa mereka akan membeli Bungie seharga $3,6 miliar (atau sekitar Rp 517 triliun). Hal ini tentu saja menjadi sebuah kekhawatiran bagi banyak gamer (terutama Xbox) karena Destiny 2 sangat populer dan sekarang itu mungkin akan menjadi sebuah judul PC dan Playstation. Tetapi seperti dalam konfirmasi kemarin, hal tersebut tidak akan terjadi karena itu akan tetap multiplatform.
Walaupun ini adalah sebuah berita bagus, kebanyakan masih menduga bahwa game-game masa depan tersebut akan eksklusif untuk PC dan Playstation, tetapi kenyataannya, hal ini juga mungkin tidak akan terjadi. Dalam sebuah FAQ dari Bungie, mereka menjawab pertanyaan "Bungie memiliki game-game untuk masa depan yang sedang dikembangkan, apakah sekarang mereka akan menjadi eksklusif untuk Playstation?" seperti ini:
"Tidak. Kami ingin dunia yang kami ciptakan berkembang ke manapun orang memainkan game. Kami akan terus menjadi publisher untuk diri sendiri, mandiri secara kreatif, dan kami akan terus mengelola sebuah komunitas Bungie yang bersatu."
Walaupun ini mungkin mengejutkan banyak orang dan menimbulkan pertanyaan kenapa Sony sejak awal membeli Bungie jika bukan untuk eksklusifitas, analis GamesIndustry, Christopher Dring mengklaim bahwa dirinya memiliki jawaban:
"Motivasi di balik pembelian Bungie oleh Sony adalah untuk membantu mendorong kemampuan mereka sendiri dalam membuat live-service, game-game multiplatform. Dan juga, Sony membuka potensi Bungie untuk memperkuat kemampuan teknis mereka dan prospek untuk membawa game-game mereka ke dalam film-film."
Apakah kamu setuju dan berpikir bahwa Sony ingin memperkuat live-service dan game-game multiplatform mereka yang akan datang dengan membeli Bungie, atau apakah ada motif-motif lainnya?
