Bobby Kotick, mantan CEO di Activision Blizzard, telah mengajukan gugatan terhadap G/O Media, menyebut Kotaku dan Gizmodo, atas pencemaran nama baik. Gugatan itu, yang diajukan di Delaware, menuduh bahwa kedua situs berusaha keras untuk mencoreng Kotick dengan menyebutkan tuduhan pelecehan dan diskriminasi di tempat kerja yang salah dan ditarik.
Kotick adalah salah satu nama besar yang dibicarakan pada tahun 2021 ketika dilaporkan bahwa Activision Blizzard memiliki masalah kelembagaan dengan pelecehan, diskriminasi, dan banyak lagi. Namun, gugatan yang dimaksud tidak ada hubungannya dengan klaim tersebut, melainkan mengacu pada artikel yang ditulis oleh situs-situs tersebut di atas ketika dilaporkan bahwa Kotick diduga ingin membeli TikTok.
"Kotaku dan Gizmodo berusaha keras untuk memasukkan tuduhan palsu yang ditarik terkait dengan masalah tempat kerja yang diketahui G/O Media telah dibantah secara meyakinkan oleh banyak penyelidikan... murni untuk tujuan jahat menyebabkan kerugian lebih lanjut pada Kotick," bunyi gugatan itu (melalui Insider Gaming).
Kedua outlet memang menghapus beberapa sentimen yang lebih negatif terhadap Kotick, tetapi mantan CEO itu masih percaya bahwa mereka salah mengkarakterisasinya. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana gugatan ini.
