Kami sudah mengetahui kabar bahwa peluncuran Fortnite di Android tak akan melibatkan Google Play Store. Menurut Sensor Tower, absennya Fortnite dari Play Store akan membuat Google kehilangan potensi pendapatan yang sangat besar.
Game ini sekarang masih dalam tahap beta untuk versi Android dan kamu bisa mengunduhnya secara eksklusif melalui situs Epic. Dengan memotong jalur distribusi ini, Sensor Tower mengklaim bahwa Google akan kehilangan setidaknya US$50 juta (sekitar Rp729 miliar) dari pembagian pendapatan platform dalam sisa tahun ini. Tak mengejutkan, karena sejauh ini Fortnite sudah meraup sebesar US$180 juta (sekitar Rp2,6 triliun) sejak bulan Maret lalu. Sensor Tower juga memberikan perkiraan bahwa Apple telah menghasilkan lebih dari US$54 juta (sekitar Rp787 miliar) dari game ini melalui potongan 30% di App Store.
Menurutmu, apakah pilihan Epic untuk menghindari Google Play Store adalah tepat?
