Pada tahun 2013 dan 2014, grup hacker seperti LizardSquad dan DerpTrolling berada di balik serangkaian serangan denial of service (DDoS) yang berdampak pada beberapa game dan platform populer. Kini, salah satu individu yang bertanggung jawab atas serangan itu telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara.
Austin Thompson, 23, mengakui kesalahannya tahun lalu. Minggu ini ia divonis di California, di mana hakim memberikan ia dua tahun penjara atas perannya di serangan pada Daybreak Games (studio tersebut bernama Sony Online Entertainment pada saat itu).
Pada periode yang sama, grup Thompson, DerpTrolling, diduga bertanggung jawab atas serangan yang mirip pada Battle.net, League, dan Dota 2. Thompson, yang berasal dari Utah, juga harus membayar denda sebesar US$95.000 ke Daybreak.
Tentunya serangan-serangan hacker seperti dapat merugikan perusahaan ratusan ribu hingga jutaan dolar.
