Karena adanya perubahan di masa depan bagi operating system Linux yang populer tersebut, memaksa Steam meninggalkan dukungannya terhadap Ubuntu Linux mulai versi 19.10 yang akan dirilis Oktober nanti. Alasannya adalah (via PC Gamer) keputusan Canonical untuk tak lagi menghadirkan paket 32-bit di OS-nya, itu artinya program yang mengandalkan library atau driver 32-bit, termasuk banyak game yang didukung oleh Steam, tak akan bekerja.
Steam sendiri tidak menarik dukungan atas Linux secara keseluruhan, hanya versi baru dari Ubuntu. Kini, Steam akan mencari distributor Linux untuk desktop yang baru.
Menyusul kritik tajam atas keputusan tersebut, Canonical merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan terus memperbarui "paket 32-bit i386 tertentu untuk Ubuntu 19.10 dan 20.04 LTS." Namun, meski Canonical tampaknya mulai ragu akan perubahan ini, Steam tampaknya masih tetap mencari distributor Linux baru.
Apakah menggunakan OS ini?
