Setelah periode ketidakpastian yang panjang dan bolak-balik diplomatik, Venezuela telah sepakat di bawah negosiasi baru untuk memulai kembali penerbangan repatriasi bagi para migran yang dideportasi dari Amerika Serikat (via Reuters).
Keputusan itu menyusul diskusi antara utusan senior AS Richard Grenell dan Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Penerbangan akan dilanjutkan Jumat ini, meskipun pihak berwenang Venezuela belum berkomentar.
Dengan warga Venezuela di antara kelompok migran terbesar yang mencapai AS dalam beberapa tahun terakhir, langkah ini dapat memiliki implikasi yang signifikan bagi tren migrasi di masa depan. Untuk saat ini, masih harus dilihat bagaimana perjanjian ini akan dilaksanakan dalam jangka panjang.